Perusak Patung di Gereja Klaten terlacak Polisi

Perusak Patung di Gereja Klaten terlacak Polisi

Rabu, 17 Agt 2016 | 22:09 | Rike
WinNetNews.com - Polres Klaten telah berhasil melacak pelaku perusakan patung Bunda Maria dan patung Yesus di Gereja Katolik Santo Yusuf Pekerja di Gondangwinangun, Klaten. Pelaku merupakan anak koster atau penjaga gereja tersebut. Dia jengkel sebab dimarahi ibunya, kemudian melampiaskan kemarahannya kepada dua patung tersebut.

Tersangka pelaku yakni Ignatius Rendi Relianto, 21 tahun, anak dari Marsono yang bekerja menjadi koster atau penjaga di gereja tersebut."Kami masih mendalami kasus ini. Untuk sementara sesuai pengakuannya Rendi adalah pelaku tunggal. Hingga sat ini kami sudah memeriksa 20 saksi untuk mengkonfirmasi keterangan tersangka. Aksi Rendi dalam perusakan juga diperkuat dengan rekaman CCTV yang merekam saat dia merobohkan kedua patung," ungkap Kapolres Klaten, AKBP Faizal, Rabu (17/8/2016).

Menurut Faizal, Rendi mengaku merusak patung Yesus dan Bunda Maria sebab jengkel dimarahi ibunya. Sebelumnya, Rendi disuruh sang ibu untuk membersihkan rumah, padahal ketika itu Rendi sedang merasa kurang enak badan.Karena Rendi tak segera melakukannya, ibunya jadi marah. Jengkel karena dimarahi ibunya, Rendi kemudian melampiaskan kemarahan pada dua patung di dalam gereja. Dia mendorong kedua patung sampai jatuh. Malahan terhadap patung Bunda Maria, dia kemudian melemparkannya ke sungai.

"Tersangka melanggar Pasal 406 KUHP tentang pengrusakan dengan ancaman hukuman penjara 2 tahun 8 bulan. Ancaman hukumannya kurang dari 5 tahun sehingga tersangka tidak ditahan, hanya wajib lapor sampai kasusnya disidangkan," jelas Faizal.


TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...