Pesan Jokowi ke Budi Karya

Muchdi
Sabtu, 30 Juli 2016 09:46 WIB
Oleh Muchdi pada Sabtu, 30 Juli 2016 09:46 WIB
Image Pesan Jokowi ke Budi Karya

WinNetNews.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengaku, saat ini Pemerintah tengah berupaya untuk mendorong pihak swasta masuk ke dalam program-program Pemerintah, agar kelak Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dapat diefisienkan, dan pembangunan dapat berjalan secara cepat dan merata.

Hal ini dibuktikan, dengan rencana dirinya untuk melakukan efisiensi APBN, dengan mendorong pihak swasta lebih banyak terlibat pada proyek-proyek Kementerian Perhubungan, khususnya transportasi.

"Pak Jokowi memberikan arahan yang sangat fundamental, berkaitan bagaimana kita memanfaatkan APBN secara efisien sehingga swastanya kita dulukan," ujarnya.

Terkait masalah konektivitas, ini turut menjadi perhatian Pemerintah yang juga tercantum di dalam Nawacita. Ia mengatakan hal ini terkait keterjangkauan daerah, pariwisata dan disparitas harga. Sejumlah peraturan pun direncanakan segera dideregulasi atau diperbaharui untuk melihat peraturan yang selama ini menghambat masuknya pihak swasta ke dalam proyek Pemerintah.

"Konektivitas harus di-deliver. Katakanlah sekarang selama ini kita membangun pelabuhan, yang selanjutnya pelabuhan itu harus didatangkan sarana-sarana itu (moda transportasi). Jadi bukan sekedar bandara atau pelabuhannya ada. Untuk itu tahapannya kita membuat suatu model-model yang tidak besar tapi memang diyakini bisa di-deliver. Contoh di Jambi, Labuan Bajo, Silangit dan sebagainya. Jadi itu yang akan kita lakukan," ungkapnya.

Ia pun menegaskan, semua proyek yang terkait dengan konektivitas akan ditawarkan kepada pihak swasta. Tentunya dengan berbagai regulasi yang dapat diterima oleh Pemerintah maupun swasta.

"Karena kita ingin ada quick win yang membuat masyarakat swasta itu lebih confidence dengan cara-cara yang kita lakukan. Yang akan banyak ditawarkan untuk swasta itu semua proyek. Kereta api, udara, dan lain-lain," jelasnya.

"Misalnya kalau musti swasta, bisa aja dengan PSO (Public Service Obligation). Artinya kita konsentrasi dengan daerah-daerah tertentu seperti yang dilakukan Susi Air. Jadi mungkin kalau dilakukan oleh Garuda, Lion tidak akan efisien. Jadi bisa pakai PSO," pungkasnya. 

Waspadai Bumbu Masakan Ini
DJ Kygo Konser di Indonesia November Mendatang

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.