Skip to main content

Pesawat Mulai Berasap Saat Terbang. Penumpang Panik Sepanik Paniknya

Foto: Mirror
Foto: Mirror

WinNetNews.com - Para penumpang ketakutan, menjerit dan meneriakkan doa saat asap mulai masuk ke dalam kabin pesawat setelah salah satu mesinnya diduga meledak di tengah penerbangan. Kejadian itu sempat terekam oleh seorang penumpang.

Rekaman yang ditangkap oleh seorang musafir di atas kapal saat kejadian tersebut mengungkapkan sebuah adegan dramatis saat penumpang khawatir mereka akan mati saat asap memenuhi kabin, dan pesawat mulai bergerak "naik turun".

Pelaku panik karena mencium bau sesuatu yang terbakar sekitar 20 menit setelah lepas landas. Dan mereka ketakutan saat asap "menjadi lebih tebal" dan alarm berbunyi.

Di video tersebut kamu akan mendengar suara orang yang berdoa dengan nada keras, menjerit atau bahkan menangis saat awak pesawat bersiap melakukan pendaratan darurat tanpa masker oksigen untuk penumpang.

image0

Penumpang Oriakwu Okwesilieze menulis di Twitter bahwa pesawat Aero Contractors "mulai berasap" sekitar 20 menit memasuki penerbangan domestik dari Port Harcourt ke Lagos di Nigeria pada hari Rabu.

Pesawat tersebut membawa 53 penumpang, termasuk seorang bayi berusia tujuh bulan, Sahara Reporters melaporkan.

Saat asap mulai memenuhi kabin pesawat, masker oksigen kabin gagal tersebar dari langit-langit pesawat dan penumpang disuruh menutup mulut, dan menutupi hidung mereka dengan handuk basah yang dibagikan oleh awak kapal, sebuah laporan mengklaim hal tersebut.

Okwesilieze mengatakan bahwa penumpang sedang mengucapkan doa, berteriak dan panik selama 35 menit saat asap terus mengisi kabin sebelum pesawat mendarat dengan selamat di Lagos.

Dia menulis: "Seperti yang baru saja kita tinggalkan dan saya akan mati? Nah, Tuhan tidak boleh membiarkan ini terjadi. Asapnya begitu tebal sehingga kita tidak dapat melihat, baling-balingnya berkilau."tulisnya.

image1

"Pilot bilang kita harus tenang tapi ada yang terbakar, berbau dan asapnya semakin lebat, alarm berbunyi tapi dia bilang untuk tenang?

Nyonya Okwesilieze mengatakan bahwa pesawat tersebut disambut oleh petugas pemadam kebakaran saat mendarat.

Dia menulis: "Semua orang berteriak menuntut, tapi saya bersyukur bisa hidup. Lucunya tidak ada permintaan maaf atau penjelasan yang diberikan kepada siapapun." katanya.

"Setiap orang dalam penerbangan aero ini bisa saja mati hari ini tapi untuk Tuhan." seperti dikutip dari Mirror .

Otoritas Penerbangan Sipil Nigeria dan perusahaan penerbangan sedang menyelidiki insiden tersebut.

Seorang juru bicara maskapai mengatakan kepada Sahara Reporters bahwa segala sesuatu tampak normal selama pemeriksaan rutin sebelum penerbangan. Katanya alarm berbunyi dan asap memenuhi kabin setelah seorang penumpang masuk ke kamar kecil. Namun penumpang dan media Nigeria menggambarkan kejadian tersebut sebagai ledakan mesin.

Juru bicara tersebut memuji pilot dan kru atas "profesionalisme" mereka selama keadaan darurat.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top