Petani Stroberi Pancasari Raup Keuntungan Rp3 Juta/Bulan

Muchdi
Kamis, 27 Agustus 2015 10:22 WIB
Oleh Muchdi pada Kamis, 27 Agustus 2015 10:22 WIB
Image Petani Stroberi Pancasari Raup Keuntungan Rp3 Juta/Bulan

[SINGARAJA] Kalangan petani stroberi di Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng, Bali membudidayakan tanaman stroberi jenis lokal yang memiliki ukuran produktivitas cukup tinggi, sehingga petani kecil mampu meraup keuntungan Rp3 juta per bulan.

Gede Lantur, salah seorang petani di desa setempat, Kamis (27/8), mengatakan, tanaman stroberi merupakan jenis yang berbuah hampir sepanjang tahun, jadi, bisa dipanen setiap saat.

"Kami membudidayakan stroberi pada lahan seluas 40 are ( 1 are=100 M2) yang berlokasi di lahan pribadi milik keluarganya di pinggiran Danau Buyan, Kecamatan Sukasada, Bali bagian Utara yang berhawa sejuk," katanya.

Menurut dia, pada lahan seluas itu dapat ditanami 4000 bibit stroberi yang didapat dari penjual bibit di desa setempat disuplai rutin setiap tahun.

Ia menambahkan, selama periode penanaman, pihaknya melakukan perawatan dengan memberikan pupuk berupa pupuk organik untuk mempercepat proses tumbuh dari bibit stroberi.

"Agar tanaman dapat tumbuh baik, kami juga selalu rutin membersihkan rumput hama di sekitar tanaman dan memberi pestisida memastikan tanaman bebas dari hama," imbuhnya.

Mengenai modal pembudidayaan, ia mengatakan menghabiskan total biaya untuk beli bibit dan pupuk organik sampai Rp2 juta. "Biaya cukup tinggi karena harga pupuk semakin mahal," katanya.

Sementara itu, pihaknya memanen buah stroberi hampir setiap hari, satu kilogramnya dijual dengan harga Rp20 ribu kepada pengepul yang siap menjual ke beberapa daerah di Denpasar dan beberapa kota lainnya di Bali.

"Kadang kala, ada juga kalangan wisatawan yang langsung membeli buah stroberi di lahan saya, karena menginginkan buah stoberi yang lebih manis dan segar," kata dia.

Ia menambahkan, harga stroberi yang dipetik langsung memiliki harga lebih mahal daripada harga yang dijajakan di pinggir jalan. "Kalau yang dipetik harganya sekitar Rp30 ribu, karena mereka dapat memilih sekaligus ditambah biaya pendampingan," imbuhnya.

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.