Pidato Jokowi dan Prabowo Ditertawai Orang Ini
Sumber : Istimewa

Pidato Jokowi dan Prabowo Ditertawai Orang Ini

Senin, 9 Apr 2018 | 17:57 | Oky

Winnetnews.com - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean tampak meneratawai pidato Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi).

Ferdinand Hutahaean tampak membubuhkan emoticon tertawa hingga menangis dalam laman Twitternya yang diunggah pada Senin (9/4/2018).

Awalnya, akun @Yat_R mengunggah persamaan Pidato Jokowi dan Prabowo yang dianggap sama-sama khawatir. Menurut akun Tersebut, Prabowo khawatir kondisi Indonesia pada tahun 2030. Sedangkan Jokowi dianggap khawatir soal kaos ganti Presiden 2019.

@Yat_R: Pidato Prabowo khawatir kondisi Indonesia 2030,
sedangkan..

Pidato J0k0wi khawatir KAOS ganti presiden 2019.
beda kelas bro..!!

Diberitakan sebelumnya, Prabowo sempat mengutip novel asing yang menyatakan jika Indonesia bubar pada tahun 2030.

"Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini.

Tetapi, di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030," kata Prabowo.

Sementara Jokowi menyinggung soal kaos dengan tagar #2019GantiPresiden yang marak beredar.

Jokowi mengatakan hal tersebut di pidatonya dalam acara Konvensi Nasional 2018 di Puri Begawan, Kota Bogor, Sabtu (7/4/2018).

Presiden menyebut ada oknum yang sengaja membuat kaos dengan sablonan tagar tersebut.

"Sekarang isunya ganti lagi, isu kaos. #2019GantiPresiden di kaos,

Masak kaos bisa sampai ganti presiden.

Juga ada kehendak dari Allah SWT. Masak pakai kaos itu bisa ganti presiden, enggak bisa," kata Jokowi.

Sementara itu, tagar #2019GantiPresiden mencuat di media sosial.

Menurut Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) tagar tersebut sah-sah saja dilakukan.

Dikicaukan melalui akun resmi miliknya, DPP PKS menilai bahwa dalam negara demokratis, tidak ada yang salah dengan gerakan #2019GantiPresiden.

Lebih lanjut, DPP PKS mengajak untuk berkompetisi secara positif agar kualitas demokrasi semakin baik.

"Kita kan berada dalam negara demokratis, tidak ada yang salah dengan gerakan #2019GantiPresiden

Mari berkompetisi secara positif agar kualitas demokrasi kita semakin baik.

@MardaniAliSera," tulis DPP PKS.

Sebelum marak beredar melalui kaos, PKS telah terlebih dahulu menggalakkan tagar #2019GantiPresiden melalui gelang karet yang mereka tunjukkan dalam berbagai kesempatan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...