Skip to main content

Pilpres AS 2016 Dijadikan Bahan Taruhan di Inggris Raya

Pilpres AS 2016 Dijadikan Bahan Taruhan di Inggris Raya
Pilpres AS 2016 Dijadikan Bahan Taruhan di Inggris Raya

WinNetNews.com - Ternyata tidak hanya pertandingan sepakbola saja yang dijadikan bahan taruhan. Pemilihan presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) yang berlangsungbesok, Selasa 8 November 2016 waktu setempat pun dijadikan bahan taruhan.

Sejumlah rumah taruhan di Inggris Raya kebanjiran uang menjelang Pilpres 2016.Salah satu rumah taruhan, Betfair, mengatakan jumlah uang yang dikeluarkan para petaruh diprediksi akan melebihi jumlah uang taruhan untukreferendum Uni Eropa yang dikenal dengan nama ‘Brexit’.

“Sebanyak USD130 juta (setara Rp1,7 triliun) dipertaruhkan untuk kedua kandidat Presiden AS. Angka tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan referendum Brexit, yakni USD159 juta (setara Rp2,1 triliun), tetapi kami yakin akan meningkat,” ujar juru bicara Betfair, Naomi Totten,Senin (7/11).

Rumah taruhan lainnya, Paddy Power, juga kebanjiran uang. Juru bicara Feilim Mac An Iomaire menuturkan, rumah taruhan yang berbasis di Irlandia itu meraup USD4,38 juta (setara Rp57,3 miliar). Kepopuleran Donald Trump sebagai selebriti disebut Mac An Iomaire berpengaruh terhadap jumlah petaruh. Orang-orang yang buta politik saja tahu siapa Trump karena begitu populer.

Salah satu rumah taruhan Inggris lainnya, Ladbrokes, mendapat uang senilai USD6 juta (setara Rp78,5 miliar) dari para petaruh untuk Pilpres AS 2016. Juru bicara Ladbrokes mengatakan, jumlah yang mereka dapatkan itu hampir dua kali lipat dari jumlah taruhan pada Pilpres AS 2012.

Berdasarkan taruhan di Betfair, Donald Trump difavoritkan untuk memenangi Pilpres AS 2016. Kandidat asal Partai Republik itu didukung penuh oleh dua per tiga jumlah orang yang mendukung Inggris Raya keluar dari Uni Eropa atau Brexit.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top