Skip to main content

Pimpinan Polri-KPK Telah Berkoordinasi Terkait Empat Brimob

Pimpinan Polri-KPK Telah Berkoordinasi Terkait Empat Brimob

Jakarta, Winnetnews.com - Kadivhumas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, mengatakan pimpinan Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah berkoordinasi terkait empat anggota Brimob yang diminta bersaksi oleh KPK.

"Sudah ada omongan dan koordinasi di tingkat pimpinan," kata Irjen Boy Rafli, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (14/6/2016), menyoal empat polisi yang menjadi saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait pengajuan permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang di PN Jakarta Pusat.

Dari komunikasi tersebut, pihaknya berharap empat anggota Brimob nantinya bisa diperiksa oleh penyidik KPK di Poso, Sulawesi Tengah. Pasalnya empat Brimob tersebut kini sedang ditugaskan di Poso dalam rangka Operasi Tinombala mencari kelompok teroris Santoso.

"Agar pemeriksaan bisa dilaksanakan di Poso. Teknisnya akan diatur lagi tergantung hasil koordinasi dengan penyidik KPK. Mungkin (pemeriksaan) di kantor polres di Poso," katanya.

KPK sudah dua kali memanggil anggota brimob yaitu Brigadir Polisi Ari Kuswanto, Brigadir Polisi Dwianto Budiawan, Brigadir Polisi Fauzi Hadi Nugroho dan Ipda Andi Yulianto sebagai saksi untuk Doddy Aryanto Supeno, namun mereka tidak memenuhi panggilan KPK.

Keempatnya adalah ajudan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi yang sedang ditugaskan ke Poso dalam Satgas Operasi Tinombala untuk menangkap kelompok teroris Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Santoso.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top