Pinjaman Bank Perusahaan Tambang Turun 7,5 Persen

Pinjaman Bank Perusahaan Tambang Turun 7,5 Persen

Rabu, 27 Jan 2016 | 10:40 | Muchdi

WinNetNews.com - Harga bahan tambang terjun bebas mengikuti kejatuhan harga minyak dan kelesuan perekonomian dunia. Perusahaan-perusahaan tambang di tanah airpun terkena imbasnya.

Sebagian besar perusahaan tambang tidak mampu lagi berekspansi. Mereka yang biasanya rutin mengajukan pinjaman atau kredit ke bank untuk ekspansi, kini tak lagi melakukannya. Jangankan untuk berekspansi, bertahan saja sulit.

Dampaknya, pinjaman atau kredit bank perusahaan tambang pun turun. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total pinjaman perusahaan tambang di perbankan nasional pada akhir November 2015 tercatat Rp 132,6 triliun. Angka tersebut turun 7,5 persen dibandingkan awal tahun 2015 yang sebesar Rp 142,82 triliun.

 

Tren penurunan pinjaman bank perusahaan tambang telah terlihat sejak triwulan pertama 2015. Sejak itu, angka pinjaman terus menurun hingga sekarang.

Saat ini, harga bahan-bahan tambang di pasaran sudah berada di bawah harga produksinya. Ini membuat banyak perusahaan tambang yang menyetop usahanya untuk sementara. Sebagian dari mereka juga terpaksa merumahkan karyawannya.

sumber dari kompas, Jakarta

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...