PKB Minta DPC Untuk Tidak Umumkan Dukungan ke Paslon Tertentu
ilustrasi

PKB Minta DPC Untuk Tidak Umumkan Dukungan ke Paslon Tertentu

Jumat, 24 Feb 2017 | 15:50 | Rusmanto

WinNetNews.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB DKI Jakarta meminta kepada DPC PKB (pengurus tingkat kota) tidak mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon gubernur DKI yang lolos putaran dua.

Diketahui, empat DPC PKB telah menyatakan diri mendukung pasangan Anies-Sandiaga di putaran kedua. Empat DPC tersebut yakni Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara.

"Saya minta DPC PKB tidak mendeklarasikan diri ke paslon 2 atau 3 sebelum ada arahan dari DPW PKB. Sebab, yang kompeten menentukan dukungan DPW PKB, bukan DPC," kata Ketua DPW PKB DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas, Jumat 2 Februari 2017.

Jika tidak mengikuti perintah tersebut, Hasbiallah mengancam akan memberikan sanksi kepada DPC. "Kalau balela (membangkang), DPC akan kena sanksi administratif," ujarnya.

Hasbiallah menegaskan, DPW PKB DKI belum menentukan sikap akan mendukung siapa di putaran kedua karena masih menunggu hasil rekapitulasi KPU.

Selain itu, dirinya akan berkunjung ke ulama-ulama serta kiai-kiai NU sekaligus ke Ketua Dewan Syuro PKB.

Hal senada disampaikan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy.

Partai berlambang Kabah itu akan menyampaikan sikap resmi setelah KPU DKI menetapkan hasil final pilkada DKI Jakarta putaran pertama.

"Setelah senin depan kami baru akan mengambil keputusan," ujar Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy.

Sementara itu, Partai Amanat Nasional (PAN) mungkin akan mengalihkan dukungan kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) pada pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

"Kader tidak menginginkan PAN mendukung Ahok (Basuki Tjahaja Purnama)," kata Wakil Sekretaris Jenderal PAN Yandri Susanto.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...