PKS: Jika Tak Mau Disebut King of Lip Service, Buktikan Ucapannya
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera (Foto: ANTARA)

PKS: Jika Tak Mau Disebut King of Lip Service, Buktikan Ucapannya

Rabu, 30 Jun 2021 | 14:58 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mendukung kritik yang disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, kritik bertujuan untuk perbaikan bangsa dan merupakan bagian dari kebebasan berekspresi.

“Mahasiswa dan pelajar sadar bahwa masa depan negeri di tangan mereka. Kritik mahasiswa ini bagian dari cinta negeri,” kata Mardani, Rabu (30/6).

Mardani mengatakan seorang pemimpin harus bijak dalam menyikapi pemimpin. Jika memang merasa kritik yang disampaikan tidak benar, maka dibuktikan dengan bukti dan kinerja.

“Jika tidak mau disebut 'Lip Service', ya dibuktikan ucapannya: 50 juta masker gratis, dana Rp 11 triliun, tidak utang, stop impor, persulit investasi asing, tidak bagi-bagi jabatan, 10 juta lapangan kerja, ekonomi meroket, tolak rangkap jabatan, tidak menaikan BBM, TDL, tol, penguatan KPK, dolar 10 ribu dll,” kata Mardani.

Sebelumnya, ramai dibicarakan BEM UI mengkritik Presiden Jokowi dengan menyebutnya sebagai King of Lip Service. Menanggapi kritik itu Jokowi menganggap hal tersebut sebagai bentuk ekspresi dari mahasiswa.

"Saya kira ini bentuk ekspresi mahasiswa, ini negara demokrasi jadi kritik boleh-boleh saja," ujar Jokowi dalam keterangannya yang ditayangkan di akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/6).

"Universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berekspresi. Tapi ingat kita ini memiliki budaya tatakrama budaya kesopansantunan saya kira biasa," lanjutnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...