PKS Sebut Prabowo Kekurangan Logistik, Ini Kata Fadli Zon
Sumber : Istimewa

PKS Sebut Prabowo Kekurangan Logistik, Ini Kata Fadli Zon

Selasa, 17 Apr 2018 | 20:26 | Oky

Winnetnews.com - Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan melepas tiket calon presiden yang akan diusung oleh Partai Gerindra.

Secara pribadi Nasir mengatakan, Prabowo akan memberikan tiket capres itu untuk orang lain karena menurutnya Ketua Umum Gerindra itu belum mengisi penuh logistiknya kembali pascakekalahan di Pilpres 2014 lalu.

 “Kalau saya Prabowo tidak akan maju, yang pertama karena Pilpres 2019 ini biaya besar, saya lihat Pak Prabowo belum mengisi penuh lagi logistiknya selama hampir lima tahun ini. Logistik beliau sudah terkuras habis di Pilpres 2014.”

“Firasat saya Prabowo akan berikan tiketnya kepada orang lain, dan yang paling berpeluang adalah Gatot Nurmantyo,” ujar Nasir saat ditemui di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Secara tidak langsung Nasir menegaskan bahwa kesiapan logistik Gatot Nurmantyo untuk mengarungi kontestasi Pilpres 2019 lebih baik dibandingkan Prabowo Subianto.

Namun Nasir menegaskan bahwa itu bukan pendapat partai tetapi pendapat pribadinya.

“Itu bukan suara PKS ya, itu pendapat pribadi saya. Nanti kita lihat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon membantah sejumlah pernyataan politikus Partai Keadilan Sejahtera soal partainya yang dianggap ragu mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Ia menegaskan, hal itu terbantah lewat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Gerindra beberapa waktu lalu.

"Itu saya kira, sudah semuanya itu terbantah kemarin, dari Rakornas Gerindra itu mengajukan Prabowo sebagai capres. Tidak ada cawapres (calon wakil presiden), capres lain, itu berita basi lah," kata Fadli di gedung DPR, Jakarta, Senin 16 April 2018.

Ia menegaskan, Prabowo bukan hanya menerima mandat, tetapi bahkan sudah menyatakan siap mendapatkan mandat. Bahkan, sudah menerima mandat itu.

"Jadi, saya kira ini agenda-agenda setting yang meminta Prabowo untuk tidak maju. Ini yang namanya bagian dari psywar, karena mungkin petahana khawatir yang maju itu adalah Prabowo, karena itu meminta orang lain. Atau, ada orang lain yang punya usaha," kata Fadli.

Ia menyatakan, Partai Gerindra sudah bulat 100 persen memastikan Prabowo akan maju menjadi capres. Sehingga, bukan menjadi cawapres atau pun King Maker.

"Itu enggak ada lah. Jadi, tolong masalah ini dihentikan, karena memang sudah basi. Logistik enggak ada masalah," kata Fadli.

Ia menuturkan, setiap caleg Partai Gerindra, nantinya akan menjadi tim sukses dalam pemenangan presiden.

Sehingga, semuanya akan 'bertempur' dalam satu front besar.

"Itu ribuan orang nanti. Jadi, kita neggak ada masalah logistik. Logistik itu persoalan kecil," kata Fadli. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...