PKS soal Kerumunan Jokowi di NTT: Jika Sudah Dipersiapkan, Namanya Bukan Spontanitas
Mardani Ali Sera. (Foto: ANTARA FOTO/Dewanto Samodro)

PKS soal Kerumunan Jokowi di NTT: Jika Sudah Dipersiapkan, Namanya Bukan Spontanitas

Kamis, 25 Feb 2021 | 12:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menanggapi kerumunan masyarakat yang terjadi saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), 

Menurutnya, ini bukan kali pertama kehadiran Presidedn Jokowi memicu kerumunan masyarakat.

“Sebelumnya bagi-bagi nasi kotak, kemarin bagi-bagi suvenir,” kata Mardani kepada wartawan, Rabu (24/2).

Dalam video berdurasi 30 detik yang beredar di media sosial, Jokowi terlihat menyapa warga lewat atap mobil yang dinaikinya. Jokowi kemudian juga membagikan suvenir kepada warga.

“Jika itu sudah dipersiapkan di mobil, namanya bukan spontanitas,” ujar Mardani.

Mardani lalu menyinggung soal penyataan Jokowi yang kecewa karena PPKM dan PSBB tak efektif menekan kasus Covid-19 sebab masyarakat tidak patuh protokol kesehatan,

“Presiden kecewa dan marah karena PPKM/PSBB tidak efektif, kasus terus naik, karena daerah kurang tegas sehingga masyarakat kurang patuh protokol kesehatan,” ungkapnya.

“Bagaimana warga mencontoh pemimpinnya?” lanjutnya.

Oleh karenanya, ia meminta komitmen tegas dari Jokowi dalam penanganan Covid-19, termasuk memberi contoh penerapan protokol kesehatan.

“Masyarakat membutuhkan keteladanan dan komitmen pemimpinnya. Ini masalah kita bersama, tiap pemimpin mesti menjadi contoh penerapan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Ia pun menilai pihak Istana seharusnya dapat mengantisipasi agar kejadian serupa tak lagi terulang.“Kenapa pihak Istana tak bisa melakukan antisipasi dalam kunker ada potensi kerumunan?” katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...