Plot Twist Keraton Agung Sejagat yang Bikin Kita Ngakak hingga Geleng Kepala

Plot Twist Keraton Agung Sejagat yang Bikin Kita Ngakak hingga Geleng Kepala

Jumat, 17 Jan 2020 | 14:55 | Sofia Citradewi

“Kegiatan mereka itu tidak mengenal waktu. Salat Maghrib dia masih ada kegiatan, waktu Asar, hingga Isya juga tetap melanjutkan kegitatan,” kata salah seorang warga.

Cara keraton yang demikian, dinilainya tidak menghormati mereka yang muslim untuk beribadah dengan tenang. Sementara dari laman viva.co.id (16/1/2020), warga lainnya juga mengaku malam-malam terdengar ada nyanyian di keraton. 

“Apalagi ada banyak orang asing yang bukan asli desa sini datang ke mari tanpa izin. Itu membuat warga resah,” tuturnya.

“Mohon kepada aparat keamanan untuk segera menindaklanjuti ini, supaya semuanya tuntas dan desa kami kembali aman dan damai. Kami bisa beribadah dengan tenang dan saudara-saudara kami juga bisa tenang kembali,” harapnya.

Penyebab Toto bersikukuh dirinya adalah raja

Dari sudut pandang psikologis, Toto diduga mengidap gejala gangguan waham, skizofrenia paranoid, gangguan kepribadian skizotipal, atau bipolar. Kepada Kompas.com (17/1/2020), Psikolog Alexandra Gabriella mengatakan, perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk mendiagnosis alasan perilaku Toto.

Alexandra menjelaskan, seseorang menderita gangguan waham jika dia memupuk keyakinan yang tidak realistis atau irasional, bahwa dirinya mempunyai sebuah peran tertentu. Sementara skizofrenia paranoid adalah gejala halusinasi sampai orang tersebut benar-benar terpengaruh atas apa yang mereka alami. Selain itu, Toto juga diduga terjangkit gangguan kepribadian skizotipal karena dia sering mengaitkan sesuatu dengan hal mistis, seperti yakin bahwa mereka adalah titisan atau utusan dari kekuatan yang lebih besar.

Terakhir, gangguan bipolar dalam banyak kasus terjadi pada seseorang yang mengalami waham kebesaran karena mereka merasa sangat hebat, kuat, dan bersemangat.

(scd)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...