PLTU di Cilacap Dibangun Pakai Biaya dari China
ilustrasi pltu

PLTU di Cilacap Dibangun Pakai Biaya dari China

Rabu, 12 Okt 2016 | 18:47 | Rike

WinNetNews.com- Groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)di Cilacap Ekspansi Fase 2, 1x1.000 Megawatt (MW), dilaksanakan hari ini, Rabu (12/10/2016).

8 proyek 'pembangkit listrik raksasa' dalam program 35.000 MW ini salah satunya dibangun di atas lahan seluas 26 hektare, berada di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Yang memiliki PLTU Cilacap Ekspansi yaitu Independent Power Producer, dimana PT Sumber Segara Primadaya (S2P). S2P merupakan perusahaan patungan antara PT Sumberenergi Sakti Prima (SSP) dan PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB).

PLTU Cilacap Ekspansi total biaya investasinya mencapai US$ 1,389 miliar atau sekitar Rp 18,2 triliun. Konsorsium IPP S2P pun harus berutang ke Bank of China, China Development Bank, dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) guna pembangunan proyek ini.

Direktur Utama S2P, Mohamad Rasul, setelahgroundbreaking di Cilacap, Rabu (12/10/2016) mengatakan, "Bank of China dan China Development Bank komitmen US$ 1 miliar. Sedangkan US$ 300 juta- US$ 400 juta itu dicover Bank Rakyat Indonesia."

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...