Pola Makan Sehat Empat Kali Sehari Selama Ramadan

Cincin Suryanto
Jumat, 03 Juli 2015 15:08 WIB
Oleh Cincin Suryanto pada Jumat, 03 Juli 2015 15:08 WIB
Image Pola Makan Sehat Empat Kali Sehari Selama Ramadan

Perubahan bentuk tubuh merupakan salah satu hal yang menjadi sorotan setelah proses puasa di bulan Ramadan rampung. Ada yang merasa lebih kurus, gemuk, atau bahkan menjadi proporsional.

Menurut praktisi gizi klinik dan olahraga, Rita Ramayulis, puasa adalah proses detoks alami. Dengan demikian, setelah puasa seharusnya berat badan seseorang menjadi proporsional.

Sistem pencernaan manusia, kata Rita, dapat membersihkan racun tubuh secara sempurna jika lambung beristirahat. Pada hari biasa, lambung tak berhenti mengolah makanan. Sebaliknya, saat puasa lambung beristirahat selama 16 jam.

"Akhirnya lambung bekerja mencoba buang sisa metabolik pencernaan selama sebelas bulan sebelumnya. Maka, kalau setelah puasa merasa lebih gemuk atau lemas, berarti ada yang salah dengan proses detoksnya," ujar Rita dalam jumpa pers di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Agar dapat melakukan proses detoks sempurna, faktor penting yang harus diperhatikan adalah pola makan. Menurut Rita, pola makan selama puasa seharusnya empat kali sehari dengan memenuhi kebutuhan kalori harian, yaitu sekitar 2.100 kkal.

Kalori tersebut juga harus terhimpun dari zat gizi seimbang. Rita pun menjabarkan bahwa dalam sehari harus ada empat porsi karbohidrat, 2-3 mangkuk berisi 3-5 potong buah, 2-4 potong lemak hewani, serta sesedikit mungkin gula dan garam.

Keseluruhan kalori tersebut harus dibagi menjadi empat kali makan. Rita pun menjabarkan empat waktu makan yang dianjurkan selama puasa.

(cn)

Yuk Coba Es Krim Berbahan Sayuran Ini !
Kesalahan Fatal Kiper Liverpool yang Jadi Sorotan

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.