Polda Metro Jaya: Surat Teguran PSBB Berbeda dengan Tilang
Foto: Otoasia.com

Polda Metro Jaya: Surat Teguran PSBB Berbeda dengan Tilang

Kamis, 16 Apr 2020 | 11:01 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Ditlantas Polda Metro Jaya mulai menerapkan tindakan peneguran terhadap pengendara yang melanggar aturan terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Tindakan yang dimaksud adalah dengan menggunakan blangko teguran yang diberikan kepada pengendara yang melanggar. Nantinya, jika pengendara itu kedapatan kembali melakukan pelanggaran serupa, maka akan langsung diberikan sanksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan blangko teguran yang diberikan kepada pengendara itu merupakan hasil modifikasi dari surat tilang. Perbedaannya, polisi tidak akan menyita SIM atau STNK penerima surat teguran.

"Suratnya dimodifikasi, dimasukan apa saja (yang) ditegur. Misalnya tidak pakai masker, dan apalah itu, untuk pendataan kita di data base," kata Yusri, dilansir dadri CNN Indonesia.

Dalam surat teguran tersebut terdapat kolom untuk jenis pelanggaran sesuai yang diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020. Kolom ini terbagi tiga, yakni untuk sepeda motor/roda dua berbasis aplikasi, mobil penumpang pribadi, dan angkutan umum/barang.

Apabila memang ditemukan pelanggaran, maka anggota kepolisian yang bertugas di lapangan bakal mencentang atau melingkari jenis pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara terkait aturan PSBB itu.

Yusri menegaskan, berbeda dengan tindak penilangan, dalam penertiban pengendara terkait aturan PSBB tidak dilakukan penyitaan terhadap Surat Izin Mengemudi (SIM) atau surat kendaraan lain milik pengendara yang melanggar.

"Enggaklah (penyitaan SIM dan lainnya), kita kan mau edukasi ke masyarakat supaya sadar, mudah-mudahan dengan diberikan teguran begini masyarakat sudah mengerti," jelasnya..

Yusri kemudian juga menyampaikan bahwa kepolisian mengedepankan upaya persuasif dalam mengawasi pelaksanaan PSBB di masyarakat. Opsi penindakan, lanjutnya, merupakan langkah terakhir yang akan diambil oleh kepolisian.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...