Skip to main content

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Penipuan Lantas

Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Penipuan Lantas
Polda Metro Jaya Ungkap Sindikat Penipuan Lantas

WinNetNews.com - Polda metro jaya berhasil ungkap kasus sindikat jaringan penipuan via internet. Petugas gabungan dari interpol dan kepolisian China berhasil mengamankan, 11 orang pelaku di Surabaya dan jakarta, pelaku sindikat penipuan lintas negara tersebut terdiri dari WNI dan WNA dari China.

"Polda metro ini dapat laporan di china banyak korban penipuan dgn cara telepon. Dari kepolisian cina meminta bantuan ke kepolisian indonesia minta bantuan penyilidikan kasus itu.sehingga kepolisian cina, interpol indonesia koordinaski dan diskusi dengan dikrimsus polda metro jaya."Kata Kombes pol Mujiono Dir Krimsus Polda metro jaya kepada wartawan, Senin (01/02).

Selain itu sejumlah pelaku yang berhasil diamankan, mempunyai peran masing masing dalam menjalankan aksinya. "Dari 6 orang, 1 pelaku indo adalah iT sindikat itu. Dia ahli IT dia memasang IT supaya komunikasi mrk ga bs terlacak polisi. Tp bs ketangkep sm kita. Tp kita kembangmkan 2 hr kemudian 11 org kt tangkep d surabaya. Jd total 12 kt tangkap, 3 wni, 3 wna. Dr 12 ini perannya masing2. Ada ketua kelompok d indo yang menghubungkan kel indo dengan para pelaku d cina. Dia jg terima uang dr cina ke indo. Dia juga mengatur uang yg d indo.uang dibagi ke para pelaku , uang untuk nyewa rumah, nyewa ruko, nyewa internet untuk logisitik. Kemudian selain ada komplotannya itu ada bagian khusus mendatangkan org cina ke indo utk mjd pelaku penipuan dr indo ke cina."Paparnya.

Menurut informasi dari kepolisian china, diduga korban penipuan tersebut mencapai ratusan orang, kini masih dilakukan pengembangan,"Kepolisian cina mengatakan korbannya sangat banyak diduga pelaku di indonesia. Dari mana diketahui? dari alat komunikasinya. Krimsus metro jaya buat tim utk menyelidiki kasus itu. Syukur alhamdulilah dalam waktu 6 hari kita bisa tahu dimana para pelaku ini berada d indonesia kemudian menggunakan cara apa. Berapa org kita tau semua."Ujarnya

Sementara itu, diketahui, modus penipuan tersebut dilakukan dengan cara, pelaku sindikat yang ada di Indonesia menelpon ke cina, lalu dari Cina menelpon korbanya, hingga korbanya membayar sejumlah uang ke pelaku."Pelaku di indonesia nelpon org di cina sana. Korban diberi tahu anda dapat hadiah sekian banyak. Utk hambil hadiah anda harus bayar Rp 1,3 juta. Setelah korban bayar hadiah tidak dapat,"ucapnya.

Mujiono juga mengatakan, jaringan Sindikat penipuan tidak hanya berada di surabaya dan jakarta, namun diduga masih ada di wilayah lain di Indonesia."

Tidak hanya di Surabaya jakarta tapi, tidak menutup kemungkinan ada di batam bali dan semarang." tandasnya.

Laporan: Arienta

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top