Polisi Bebaskan 10 Mahasiswa UNS yang Kritik Jokowi Lewat Poster
Foto: Istimewa

Polisi Bebaskan 10 Mahasiswa UNS yang Kritik Jokowi Lewat Poster

Selasa, 14 Sep 2021 | 10:20 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Polisi membebaskan 10 mahasiswa yang sempat diamankan lantaran mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat poster. Poster bertuliskan "Tuntaskan pelanggaran HAM masa lalu" dan Pak tolong benahi KPK" itu dibentangkan di pinggir jalan yang dilalui Jokowi pada Senin (13/9).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Tengah Komisaris Besar Iqbal Alqudusy mengatakan10 mahasiswa itu telah dibebaskan. "Tadi siang jelang sore, kesepuluh mahasiswa tersebut sudah diantar petugas ke UNS," kata dia.

Iqbal membantah polisi melakukan penangkapan apalagi penahanan. Pihaknya, lanjut Iqbal, hanya memberi pemahaman tentang tata cara menyampaikan pendapat di tempat umum

"Tidak ada penangkapan apalagi penahanan," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan penyampaian pendapat di muka umum harus berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Hal ini guna memberikan pengamanan saat agenda unjuk rasa digelar.

"Tujuannya adalah agar Polri bisa memberikan pengamanan giat terhadap agenda unras (unjuk rasa) tersebut," sebut dia.

Selain itu, Iqbal juga mengingatkan kegiatan unjuk rasa di tengah pandemi Covid-19 juga berpotensi menimubulkan kerumunan."Karena kerumunan rentan terhadap penyebaran Covid-19 secara masif," tuturnya.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...