Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Materai

Rusmanto
Senin, 01 Agustus 2016 10:36 WIB
Oleh Rusmanto pada Senin, 01 Agustus 2016 10:36 WIB
Image Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu Materai

WinNetNews.com - Setelah kasus pemalsuan kartu BPJS Kesehatan, kembali Satreskrim Polres Bandung mengungkap sindikat pemalsu materai. Empat pria diamankan dalam perkara ini.

Kasat Reskrim Polres Bandung AKP Niko Adi Putra mengungkapkan para pelaku menjual dan mengedarkan materai palsu nominal Rp 3.000 dan Rp 6.000. Empat tersangka inisial UK (36), HS (44), I (54) dan ZRZ (27) diringkus di dua tempat dan dalam waktu berbeda. Proses penangkapan berlangsung pada Jum'at (29/7) dan Sabtu (30/7) lalu.

Niko menjelaskan, perkara ini berhasil dibongkar pihaknya setelah mendapatkan informasi dari masyarakat. Setelah dilakukan cek ke lapangan ternyata benar. Polisi bergerak untuk mencari sumber penyebaran barang palsu tersebut.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti materai palsu siap jual dari tangan mereka. Total barang bukti yang disita polisi yaitu 3 lembar materai palsu nominal Rp 3.000 yang isinya terdiri dari 150 materai, dan 35 lembar materai palsu nominal Rp 6.000 yang isinya sebanyak 1.750 materai, dan 5 unit HP berbagai merek milik pelaku.

Niko menegaskan secara kasat mata materai palsu ini sekilas tampak mirip. Namun pihaknya kembali memastikan keaslian materai tersebut. Setelah berkoordinasi dengan pihak PT Pos Indonesia, barulah dapat dipastikan jika materai ini bodong.

Minyak Zaitun Cegah Keriput dan Garis Halus
Trump Kecam Uni Eropa Terkait Denda untuk Google

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.