Polisi Diacungi Jempol Hati-Hati Menangani Kasus Mirna

Liani
Senin, 01 Februari 2016 09:57 WIB
Oleh Liani pada Senin, 01 Februari 2016 09:57 WIB
Image Polisi Diacungi Jempol Hati-Hati Menangani Kasus Mirna

WinNetNews.com - Proses penetapan tersangka terhadap Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, dinilai sangat lamban. Padahal, sebelumnya polisi sudah menemukan empat alat bukti untuk menjeratnya.

"Menurut KHUP, dua alat bukti saja sudah bisa menetap tersangka. Jadi, ini tidak terlalu cepat, malah dianggap lambat," ujar Pakar hukum dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar, Senin (1/2/2016).

Baca Juga:

Meski begitu, ia mengacungkan jempol sebagai tanda apreasiasi terhadap kehati-hatian polisi dalam menetapkan tersangka terhadap seseorang.

Lebih lanjut Abdul mengatakan, jika Jessica melakukan gugatan praperadilan untuk membatalkan status tersangka, itu masih sangat dimungkinkan. Hanya saja dalam keputusan tersebut bisa saja ditolak atau diterima.

 

"Secara hukum, jika keberatan bisa mengajukan praperadilan, namun itu bisa diterima atau sangat mungkin bisa ditolak," ucapnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti mengatakan pihaknya berhati-hati dalam menetapkan tersangka pembunuhan Mirna. Ketelitian diutaman agar analisa kasus ini tepat.

Mirna sendiri tewas usai minim kopi yang dipesan Jessica di suatu kafe di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Kopi itu ternyata mengandung racun.

Dilansir dari laman okezone

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Driver Ojol akan Demo di Pembukaan Asian Games 2018?

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.