Skip to main content

Polisi Diacungi Jempol Hati-Hati Menangani Kasus Mirna

Polisi Diacungi Jempol Hati-Hati Menangani Kasus Mirna
Polisi Diacungi Jempol Hati-Hati Menangani Kasus Mirna

WinNetNews.com - Proses penetapan tersangka terhadap Jessica Kumala Wongso dalam kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, dinilai sangat lamban. Padahal, sebelumnya polisi sudah menemukan empat alat bukti untuk menjeratnya.

"Menurut KHUP, dua alat bukti saja sudah bisa menetap tersangka. Jadi, ini tidak terlalu cepat, malah dianggap lambat," ujar Pakar hukum dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar, Senin (1/2/2016).

Baca Juga:

Meski begitu, ia mengacungkan jempol sebagai tanda apreasiasi terhadap kehati-hatian polisi dalam menetapkan tersangka terhadap seseorang.

Lebih lanjut Abdul mengatakan, jika Jessica melakukan gugatan praperadilan untuk membatalkan status tersangka, itu masih sangat dimungkinkan. Hanya saja dalam keputusan tersebut bisa saja ditolak atau diterima.

"Secara hukum, jika keberatan bisa mengajukan praperadilan, namun itu bisa diterima atau sangat mungkin bisa ditolak," ucapnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti mengatakan pihaknya berhati-hati dalam menetapkan tersangka pembunuhan Mirna. Ketelitian diutaman agar analisa kasus ini tepat.

Mirna sendiri tewas usai minim kopi yang dipesan Jessica di suatu kafe di kawasan Bundaran HI, Jakarta. Kopi itu ternyata mengandung racun.

Dilansir dari laman okezone

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top