Skip to main content

Polisi Grebek Pangkalan Gas Oplosan di Serpong

Polisi Grebek Pangkalan Gas Oplosan di Serpong
Polisi Grebek Pangkalan Gas Oplosan di Serpong

WinNetNews.com - Sebuah pangkalan gas oplosan di Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan digrebek polisi pada Jumat (17/6). Pangkalan gas ini dikelola oleh pasangan suami istri.

"Pangkalan gas tersebut milik H Akib dan dikelola bersama istrinya Herita. Tersangka mengoplos gas bersubsidi 3 Kg ke tabung gas 12 Kg kemudian dijual lagi ke pasaran dengan harga pasaran," jelas Kasubag Humas Polres Tangsel AKP H Mansuri kepada wartawan, Senin (20/6).

Di lokasi, kedua tersangka melakukan praktik ilegal pemindahan gas bersubsidi dari tabung gas 3 Kg ke gas nonsubsidi 12 Kg.

"Dengan cara memindahkan isi tabung gas 3 Kg ke tabung gas ukuran 12 Kg dengan menggunakan alat suntik gas diameter 1 cm dan panjang 4,5 cm. Dari setiap 4 tabung gas ukuran 3 Kg disuntikan ke 1 tabung gas ukuran 12 kg, namun dari hasil pengecekan dengan timbangan di TKP diduga berat isi tabung 12 kg isinya kurang dan tidak sesuai ukuran yang ditetapkan oleh Pertamina," paparnya.

Usaha penyuntikan gas yang dilakukan oleh tersangka sudah berlangsung selama 1 tahun. Gas ukuran 12 Kg hasil oplosannya dijual dengan harga Rp. 135.000 / tabung kepada konsmen.

Di lokasi polisi menyita 5 buah tabung gas elpiji ukuran 12 Kg, 10 tabung gas elpiji ukuran 3 Kg, 1 buah alat suntik gas, 110 lembar kondom warna hijau bertuliskan OMG, 72 segel warna biru untuk tabung 12 kg, 4 buah segel lengkap dengan kondom warna kuning utk tabung ukuran 3 kg dan 15 segel warna putih bekas tabung 3 kg.

Atas perbuatan kedua pelaku dapat diduga melakukan tindak pidana metrologi legal dan atau perlindugan konsumen sebagaimana dimaksud dalam pasal 32 ayat (2) UU RI No. 2 th 1981 tentang Metrologi Legal dan atau pasal 62 ayat (1) UU RI No.8 tahun 1999 tentang Perlindungan konsumen.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top