Polisi Panggil Bulog, Atas Terbongkarnya Sindikat Beras Oplosan di Tangerang

Polisi Panggil Bulog, Atas Terbongkarnya Sindikat Beras Oplosan di Tangerang

Selasa, 26 Apr 2016 | 20:45 | Rike
WinNetNews.com-Seorang pemilik gudang beras oplosan di Jl Raya Perancis Pantai Indah Dadap Kosambi Timur, Tangerang, AM yang ditetapkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menjadi tersangka dalam kasus beras oplosan tersebut.

"AM, dia yang mengelola, memiliki gudang beras ini," terang Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Mujiono di lokasi, Selasa, 26 April 2016.

Selain AM, di gudang itu terdapat 10 orang yang bekerja sebagai karyawan AM. Beberapa di antaranya, diperiksa terkait kasus ini. "Kami sudah periksa 3 dari 10 karyawan AM. Di sini (gudang AM) tidak ada pembukuan, dan administrasinya," ucapnya. Bulog sudah dikonfirmasi terkait kasus tersebut, dan mereka juga akan dipanggil sebagai saksi."Orang Bulognya sudah kami konfirmasi. Kami panggil memberikan saksi. Kami panggil Departemen (Kementerian) Perdagangan, Bea Cukai. Kami perlu kordinasi," jelas Kanit 1 Industri dan Perdagangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Doffie Pahlevi.

Sebelumnya diketahui jajaran aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, bongkar gudang beras oplosan di Jalan Raya Perancis Pantai Indah Dadap Kosambi Timur, Tangerang, pada Kamis, 21 April 2016 lalu. Disanalah, polisi dapati beras asal Vietnam yang sudah tak layak konsumsi diopolos dengan beras lokal kemudian dicampur memakai bahan kimia pemutih, yang hasilnya nanti dibungkus kembali memakai karung beras bertuliskan Beras Bulog yang dibungkus dengan berat 15 kg.

Sumber&foto:viva.co.id

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...