Polisi Sebut Mobil Ketua PDIP DPC Bima Gunakan Pelat Nomor Palsu
Sumber : Istimewa

Polisi Sebut Mobil Ketua PDIP DPC Bima Gunakan Pelat Nomor Palsu

Selasa, 24 Apr 2018 | 20:04 | Oky

Winnetnews.com - Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Arman Achdiat memastikan penindakan terhadap Ketua DPC PDIP Kota Bima Ruslan Usman sudah sesuai aturan Perundang-undangan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ruslan Usman ditilang lantaran mengemudikan mobil dengan pelat nomor polisi 'MAN 1'.

"Pelat kendaraan seperti MAN 1 jelas sudah melanggar aturan, karena di samping tidak sesuai dengan praktiknya, juga sudah salah dalam penggunaannya," kata Achdiat di Mataram, Senin (23/4). Dikutip dari Antara.

Dalam Pasal 64 Undang-Undang Nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, telah dijelaskan bahwa pelat nomor kendaraan menjadi salah satu identitas pengenal dari kendaraan yang digunakan dijalan. Karena itu wajib hukumnya, pelat nomor kendaraan sesuai dengan identitas yang telah tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

"Artinya, setiap kendaraan yang digunakan di jalan, wajib diregistrasikan, mulai dari identitas kendaraannya, pemilik kendaraan, sampai pada pemanfaatannya akan diatur sesuai dengan wilayah," ujarnya.

Terkait dengan langkah penindakan petugas Satlantas Polresta Bima yang menilang kendaraan milik Ruslan Usman di Kota Bima pada akhir pekan lalu, itu dinilainya sudah sesuai aturan.

"Siapapun dia, kalau melanggar aturan, tetap kita beri sanksi, mulai dari bentuk imbauan, teguran sampai pada penindakan hukum berupa penyitaan kendaraan atau pun dokumennya. Apalagi ini menggunakan pelat palsu," ucap Arman.

Kasus yang pada awalnya ramai di media sosial ini telah menjadi perhatian pengurus pusat partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Akibat perbuatannya yang dinilai sebagai sikap arogansi dan tidak sepantasnya ditampilkan oleh sosok seorang kader partai, DPP PDIP telah membuat keputusan dengan mencopot Ruslan Usman dalam jabatannya sebagai Ketua DPC PDIP Kota Bima. Dikutip dari Antara.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...