Polisi Tangkap 150 Demonstran Aksi Tolak PPKM, Ada yang Bawa Molotov
Aksi demo mahasiswa hingga pedagang di Balkot Bandung, demo tolak perpanjangan PPKM. (Foto: Dok. Istimewa)

Polisi Tangkap 150 Demonstran Aksi Tolak PPKM, Ada yang Bawa Molotov

Kamis, 22 Jul 2021 | 11:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Polisi mengamankan 150 orang peserta demo tolak PPKM yang digelar di Balai Kota Bandung. Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menyebut beberapa dari mereka ada yang masih berstatus pelajar SMP, SMA, dan mahasiswa.

"150 orang itu terdiri dari mahasiwa 9 orang, SMA sederajat 36 orang, SMP 6 orang, dan lain-lainnya 34 orang, dan lain-lainnya itu pengangguran dan putus sekolah. Kemudian tambah 64 orang dalam proses pendataan," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya di Gedung Sate Bandung, Rabu (21/7).

Ulung mengungkapkan aksi yang berakhir ricuh itu bermula saat kelompok ojol, pedagang  dan mahasiswa menggelar aksi penolakan atas perpanjangan PPKM Darurat. Namun, kelompok ojol dan pedangang memisahkan diri karena khawatir akan mengganggu ketertiban umum.

Sementara kelompok mahasiswa melanjutkan aksi demontrasi dengan long march ke Gedung Sate. Mereka juga sempat melakukan penutupan jalan dan merusak fasilitas publik.

"Kita bubarkan mereka karena mereka tidak mematuhi prokes, tidak memakai masker, menutup jalan sehingga terjadi kemacetan panjang, kemudian mereka melakukan perusakan," ucap Ulung.

Tak hanya itu, Ulung mengatakan lima orang yang ditangkap bahkan kedapatan membawa bom molotov. 

"Ada lima orang yang bawa molotov nanti silakan bisa dilihat barang buktinya. Belum, belum sempat (dilemparkan) jadi sudah keduluan kita tangkap," pungkas dia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...