Polisi Telusuri Kebenaran Rencana Serangan ke Marina-Bay

Polisi Telusuri Kebenaran Rencana Serangan ke Marina-Bay

Senin, 8 Agt 2016 | 15:14 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com -  Polisi masih menelusuri kebenaran dugaan rencana kelompok Kitabah Gigih Rahmat (KGR) yang menargetkan Marina Bay, Singapura.

"Kami masih menelusuri barang bukti bahan peledak," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/8/2016).

Menurutnya, dugaan rencana serangan terhadap Marina Bay yang diketahui dari dokumen elektronik berupa percakapan elektronik tersangka Gigih Rahmat Dewa dengan petempur ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim masih terus diusut.

"Kami berusaha mengkonfirmasi rencana dalam percakapan elektronik mereka dengan rencana fisik," katanya.

Dalam penangkapan kelompok KGR pada Jumat (5/8/2016) di Batam, Kepulauan Riau, disita beberapa barang bukti, salah satunya komputer yang digunakan sebagai alat komunikasi kelompok tersebut dengan Bahrun Naim.

Dalam pengusutan kasus tersebut, tim digital forensik Polri masih berupaya mengekstrak data komputer tersebut.

Gigih bersama lima orang kelompok KGR pada Jumat ditangkap tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Batam, pada Jumat (5/8).

Keenamnya ditangkap di beberapa lokasi yang berlainan. Ia merinci GRD (31), Tar (21) dan ES (35) ditangkap di kawasan Batam Center, TS (46) ditangkap di Nagoya, HGY (20) dan MTS (19) ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Batu Aji, Batam.

Namun, MTS kemudian dibebaskan karena tidak terbukti terkait secara langsung dengan kelompok KGR.

Sementara kelima orang lainnya kini masih diperiksa secara intensif oleh polisi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...