Polisi Tembakan Gas Air Mata dalam Kericuhan Grab
ilustrasi

Polisi Tembakan Gas Air Mata dalam Kericuhan Grab

Senin, 29 Okt 2018 | 16:52 | Rusmanto

WinNetNews.com - Kericuhan terjadi antara aparat keamanan dengan pengemudi Grab di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi lempar batu dan pukul terjadi. 

Aksi itu dipicu oleh sedikitnya soal sepuluh tuntutan di antaranya soal tarif dan menghilangkan suspensi pada akun pengemudi Grab.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terjadi aksi saling lempar batu dan dorong-dorongan antara pendemo dan aparat keamanan. Selain itu ada gas air mata yang ditembakkan oleh polisi.

Menurut pengakuan salah satu pendemo, mitra Grab car sudah melakukan aksi dari jam 09.00 WIB. Sedangkan mitra Grab Bike menggelar demo dari jam 13.00 WIB. 

Para pedemo menuntut untuk bertemu dengan Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. Pukul 15.55 WIB, para pengemudi tersebut hendak merangsek ke lobi gedung. 

"Kita buka atau Ridzki turun. Satu komando kawan kawan. Kita naik ke lobi. Jangan kasih kendor," pekik orator di atas mobil komando. 

Ratusan kepolisian sudah membentuk barisan untuk menjaga lobi gedung. Terlihat terjadi dorong dorongan antara demonstran dengan pihak kepolisian.

 

 

 

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul "Demo Mitra Grab Rusuh, Polisi Tembak Gas Air Mata"

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...