Polisi Tindak Lanjut Laporan dari AM Fatwa Terkait Adanya Ancaman Teror

Polisi Tindak Lanjut Laporan dari AM Fatwa Terkait Adanya Ancaman Teror

WinNetNews.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus terus menyelidiki dugaan tindak pidana ancaman teror lewat pesan singkat pada Ketua Badan Kehormatan DPD RI, AM Fatwa. Polisi pun sudah memeriksa AM Fatwa guna mendalami kasus itu.

"Bapak AM Fatwa sudah melaporkan terkait adanya ancaman dari SMS yang ditujukan kepada beliau dan ancaman melalui telepon yang diterima ajudannya. Bapak AM Fatwa sudah kita periksa," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/5/2016).

Awi melanjutkan, penyidik akan periksa ajudan AM Fatwa jadi saksi terkait kasus ini. Hal itu sebab ajudannya tersebut menerima telepon ancaman itu."Ajudannya kita panggil hari ini. Setelah itu kita akan gelar perkara dan kumpulkan alat bukti baru kita nanti akan naikan ke penyidikan," terangnya. Ketika ditanyai apakah pengancam tersebut dilakukan oleh orang yang tak senang ataupun musuh dari AM Fatwa, Awi enggan menjelaskannya. Menurut dua, kini kasus itu masih dalam tahap penyelidikan."Intinya ancaman itu berisi agar tidak ikut campur urusan pengancam," ungkap Awi.Sebelumnya, AM Fatwa, melapor ke Polda Metro Jaya terkait dugaan adanya tindak pidana ancaman teror lewat media elektronik.

"Saya menerima SMS ancaman dari nomor (telepon selular) yang tidak dikenal," terang Fatwa, di Jakarta, Sabtu (7/5/2016). Fatwa melaporkan dugaan ancaman melalui telepon selulernya dan dicatat dalam Laporan Polisi Nomor : LP/2204/V/2016/PMJ/Dit.Reskrim. Dia pun melampirkan materi ancaman lewat SMS itu. Ancaman hukumnya pasal 45 ayat (3) juncto pasal 29 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Sesuai laporan polisi itu, Fatwa mengaku terima pesan singkat lewat telepon selular nomor 08589259xxxx menyampaikan ucapan bernada ancaman di pukul 08.00 WIB Jumat (6/5/2016).

Ancaman itu berisi "SAMPAIKAN KE FATWA JANGAN URUS ORANG LAIN URUS AJA KELUARGAMU KALO MAU SELAMAT".

Sumber:kompas.com

Foto: halloriau.com