Politikus PDIP: Sebagai Kader, Jokowi Tidak Boleh Renggang dengan Megawati

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 18 hari yang lalu ‚ÄĘ Bacaan 1 Menit

Politikus PDIP: Sebagai Kader, Jokowi Tidak Boleh Renggang dengan Megawati
Politikus PDIP Junimart Girsang

Winnetnews.com - Politikus PDIP Junimart Girsang menegaskan hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri baik-baik saja. Menurutnya hubungan seorang kader dengan ketua umum tidak boleh renggang, sebab akan berpengaruh pada komunikasi internal.

"Pak Jokowi kan kader PDIP. Jadi kalau bicara hubungan sebagai kader, kan gitu komunikasi sebagai kader bagaimana meminta arahan kepada ketum. Bagaimana seorang kader minta arahan ke DPP, kan begitu jadi kalau disebutkan renggang atau tidak renggang, ya sebagai kader tidak boleh renggang," kata Junimart kepada wartawan di gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (6/6).

Junimart mengatakan partai bisa saja mengambil sikap seperti melakukan pemecatan terhadap kader yang renggang atau melawan instruksi ketua umum.

"Kalau renggang atau melawan, partai akan melakukan atau mengambil satu sikap. Mengingatkan bahkan memecat dan kita punya AD/ART," ujarnya.

Ia pun meminta masyarakat tidak berasumsi hubungan Jokowi dengan Megawati merenggang. Junimart memastikan hubungan keduanya sebagai kader dan ketua umum tidak ada masalah.

"Jadi jangan dibenturkan antara Pak Jokowi dengan partai dengan Ibu Megawati, jangan begitu dong, kita kan nggak mau terprovokasi. Ini kan sudah semi tahun politik, tahun depan sudah murni tahun politik dan sekarang orang sudah mulai masuk dan kalo sebutkan hubungan sebagai kader tentu baik-baik saja hubungannya. Tunduk kepada AD/ART itu penting dipahami," ujarnya.

Terkait Megawati yang absen di sejumlah acara yang dihadiri Jokowi, Junimart menjelaskan hal itu terjadi karena sudah ada agenda yang tidak bisa dibatalkan atau diwakilkan.

"Loh masing-masing kan sudah punya agenda. Nggak bisa ditinggalkan dan nggak bisa diwakilkan. Kita harus ambil positifnya, jangan langsung kita menyimpulkan dan kita nggak tahu bagaimana komunikasi Ibu Ketum dan para kadernya," katanya.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...