Politisi Demokrat Komentari Sepinya Peminat LRT Jakarta
Foto: Merdeka.com

Politisi Demokrat Komentari Sepinya Peminat LRT Jakarta

Rabu, 19 Feb 2020 | 16:45 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Moda transportasi Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta diketahui sudah beroperasi sejak 1 Desember 2019. LRT Jakarta ini dibangun agar menjadi solusi untuk mengurangi kemacetan.

Melansir Indozone.id, LRT Jakarta yang digadang-gadang bakal menekan angka kemacetan yang menghubungkan antara wilayah utara dan timur Jakarta ini ternyata dinilai sepi peminat. Hal ini disampaikan Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon

Melalui akun Twitternya @jansen_jsp, Jansen menilai LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Rawamangun yang dibangun dengan dana hampir Rp6 triliun adalah proyek gagal.

"Beberapa hari ini aku sering ke Kelapa Gading. Baru tahu LRT menuju Rawangun sepi banget ternyata. Menurutku sih ini proyek gagal dan salah lokasi. Apa dulu tidak disurvei ya? Ini bukan jalur pekerja gemuk, orang Gading sendiri kaya-kaya jadi malas naik ini. LRT Palembang apa kabar ya?" cuit Jansen, Rabu (19/2/2020).

Menurut Jansen, jalur LRT Kelapa Gading tidak dilintasi para pekerja seperti lalu lintas pekerja yang berasal dari Bogor, Depok, Bekasi maupun Tangerang.

Seperti diketahui, LRT Jakarta memiliki panjang lintasan 5,8 kilometer dan memiliki enam stasiun. Keenam stasiun tersebut adalah Stasiun Velodrome, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Pegangsaan Dua sekaligus dipo.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...