Skip to main content

Polri Akan Tetapkan Tersangka Kasus Tolikara

Polri Akan Tetapkan Tersangka Kasus Tolikara
Polri Akan Tetapkan Tersangka Kasus Tolikara

Polisi terus mengusut kerusuhan di Kabupaten Tolikara, Papua yang berujung terbakarnya rumah ibadah saat umat muslim di sana akan melangsungkan Salat Id Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah pada 17 Juli 2015 pagi. Dalam kerusuhan tersebut, 11 kios milik warga juga habis dilalap api.

Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti mengungkapkan, kemungkinan hari ini sudah ada tersangka dalam kasus tersebut. "Mudah-mudahan ditetapkan (tersangka) hari ini. Dilakukan penindakan terhadap para tersangka," ungkap Badrodin Haiti di Mabes Polri, Rabu (22/7/2015).

Untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus itu, Polri telah memeriksa 31 orang dan masih akan memeriksa beberapa orang lagi. "Sudah diperiksa saksi cukup banyak, 31 orang. Tetapi kami masih akan memeriksa lima orang lagi hari ini," tambah Badrodin.

Menurutnya, 31 orang yang diperiksa adalah di antaranya adalah mereka yang terkena imbas dari kerusuhan tersebut. "Banyak (yang diperiksa). Mulai dari Polri dari masyarakat, dari jemaah dan dari panitia," simpulnya.

Seperti diketahui, kerusuhan ini terjadi saat umat Islam di sana akan melangsungkan Salat Idul Fitri. Di saat bersamaan, juga berlangsung acara seminar keagamaan yang digelar oleh Gereja Injili di Indonesia (GIDI). Pelaku penyerangan diduga jemaat GIDI.

Pihak GIDI mengonfirmasi para jemaat terprovokasi karena saat mendatangi rumah ibadah untuk berdialog dengan pengelola rumah ibadah terkait pengeras suara (toa), mereka langsung diserang oleh aparat keamanan. Belasan orang terkena tembakan dan satu di antaranya seorang remaja tewas.

Sementara itu pihak kepolisian mengaku aparat yang bertugas mengamankan Salat Id di sana sudah bekerja sesuai prosedur. Menurut polisi, massa datang dan langsung melakukan penyerangan dengan membakar kios-kios warga. Api dari kios-kios tersebut lalu menjalar hingga membakar rumah ibadah.

(cn)

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top