Polri Dalami Cuitan Ancaman Pembunuhan
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol. Rikwanto/Foto: Zool WNN

Polri Dalami Cuitan Ancaman Pembunuhan

Selasa, 2 Mei 2017 | 20:27 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan anggota DPD RI Fahira Idris melaporkan akun Twitter @NathanSuwanto milik Nathan P Suwanto ke Bareskrim Polri. Akun tersebut dinilai telah mencuitkan ujaran kebencian yang bernada ancaman pembunuhan.

Menurut Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, laporan keduanya akan ditangani Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Kasusnya ditangani di siber ya kan berkaitan dengan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE)," kata Rikwanto di Jakarta, Selasa (02/05/2017).

Ketika disinggung kapan kedua pelapor yakni Fadli Zon dan Fahira Idris akan dipanggil untuk memberikan keterangan, Rikwanto mengatakan, kasusnya akan didalami dahulu.

"Kita akan dalami dulu, kan laporannya baru masuk kemarin ya," katanya.

Sebelumnya, @NathanSuwanto mem-posting cuitan yang berbunyi: "if you know of a way to crowdfund assassins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Rizieq Shihab, Buni Yani and Friends, lemme know'. Cuitan itu diposting pada Sabtu 29 Aprik 2017 sekira pukul 12.36 WIB.

Fahira dan Fadli Zon melaporkan akun tersebut dengan pasal yang berbeda. Fadli melaporkan dengan Pasal 28 Ayat (2) dan Pasal 29 UU ITE. Sementara Fahira dengam Pasal 45 b jo Pasal 29 UU ITE

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...