Polri-TNI Jaga Ketat Nusakambangan

Polri-TNI Jaga Ketat Nusakambangan

WinNetNews.com - Eksekusi terpidana mati kasus narkoba dilaksanakan dini hari nanti. Polisi dan TNI memperketat penjagaan Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, jelang eksekusi mati jilid III.

Terpantau semakin banyak kapal Kepolisian dan TNI Angkatan Laut hilir mudik di perairan. Petugas gabungan ini melakukan sterilisasi di kawasan Pulau Nusakambangan, menjelang pelaksanaan eksekusi mati tahap ke III.

Pada masing-masing kapal, petugas berjaga di sepanjang geladak. Bahkan salah satu kapal milik TNI dilengkapi senapan otomatis di haluannya.

Lokasi Lapangan Tembak Tunggal Panaluan disebut-sebut yang akan digunakan untuk tempat melaksanakan eksekusi mati tahap III.

Eksekusi mati dilakukan Jumat 29 Juli 2016 dini hari. Ada 14 terpidana mati yang akan dieksekusi. Ke-14 itu antara lain Freddy Budiman (Indonesia), Merri Utami (Indonesia), Zulfiqar Ali (Pakistan), Gurdip Singh (India), dan Onkonkwo Nonso Kingsley (Nigeria).

Kemudian ada Abina Nwajaen, Osiaz Sibamdi, Michael Titus, Frederic Luther, Humprey Ejike, Eugene Ape, Cajetan Uchena, Agus Hadi, dan Pujo Lestari.

Persiapan eksekusi mati jilid III juga sudah rampung. Regu tembak, tandu, meja jenazah dan ambulans sudah berada di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Tempat pemakaman bagi terpidana mati di pulau tersebut juga sudah disiapkan.