Pompa Air Sendat, Anak Buah Anies Dipanggil Polisi
Anak-anak bermain di Komplek BTN, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (foto: Antara)

Pompa Air Sendat, Anak Buah Anies Dipanggil Polisi

Rabu, 8 Jan 2020 | 09:36 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Polda Metro Jaya menyelidiki peristiwa banjir yang merendam ribuan rumah penduduk DKI Jakarta sejak 1 Januari 2020 kemarin. Penyelidikan ini menyeret salah satu anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Salah satu anak buah Anies yang diperiksa adalah Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti Suryandari. Purwanti kabarnya dimintai klarifikasi oleh polisi terkait mandeknya pompa air saat banjir melanda.

“Memang yang bersangkutan telah dipanggil untuk klarifikasi terkait dengan fungsionalisasi dan atau malfungsi pompa air yang kesemuanya terkait dengan tata kelola air,” jelas Kombes Yusri Yunus, Kabid Humas Polda Metro Jaya, dilansir dari Detik.com, Rabu (08/01).

Pemeriksaan tersebut diselenggarakan pada Senin (06/01) di Gedung Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya. Yusri menambahkan bahwa pemeriksaan tersebut bersifat klarifikasi terkait tuga dan tanggung jawab Purwanti selaku Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat.

“Klarifikasi bahwa ada keadaa begini kira-kira bagaimana Ibu Purwanti punya tugas, arahnya ke sana,” lanjutnya.

Dalam kesempatan terpisah di Polres Jakarta Utara, Yusri menyebut jika pihaknya masih menyelidiki masalah banjir di daerah tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat. Banyak masyarakat merasa resah dengan adanya banjir tersebut.

“Dari laporan informasi, beda ya, bukan siapa yang melapor ke polisi. Polisi kan melihat nih, masyarakat resah, ada laporan informasi,” imbuh Yusri.

Atas dasar laporan tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan. Dalam prosesnya, polisi meminta keterangan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Kasudin SDA Jakarta Barat Purwanti Suryandari.

Mengenai kelanjutan kasus Purwanti yang akan berujung ke pidana atau tidak, Yusri enggan menyebutkan lebih lanjut. “Belum, ini baru klarifkasi,” tambahnya.

Selain Purwanti, Yusri mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang saksi-saksi lain. Polisi telah mengagendakan pemanggilan beberapa saksi terkait penyelidikan tersebut.

“Jelas masih ada beberapa saksi lagi yang kita panggil untuk klarifikasi,” pungkasnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...