(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Posisi Tidur Yang Baik Untuk Otak

Yudha Raditya
Yudha Raditya

Posisi Tidur Yang Baik Untuk Otak
WinNetNews.com - Posisi tidur bukan hanya dapat berdampak pada kenyamanan Anda selama beristirahat, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan Anda. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Neuroscience, posisi tidur yang tepat juga dapat melindungi Anda dari penyakit saraf otak atau neurologis, seperti Alzheimer atau Parkinson.

Tidur miring atau menyamping, merupakan posisi tidur yang paling baik daripada posisi telentang atau telungkup. Pada posisi tersebut, otak bekerja dengan lebih maksimal. Para peneliti menggunakan MRI untuk memantau glymphatic, yaitu sistem yang melakukan detoksifikasi atau pembuangan zat berbahaya dari dalam otak ke luar tubuh. 

Sistem ini bekerja lebih efisien saat Anda tidur dengan posisi menyamping. Limbah otak yang dibuang mencakup protein beta-amyloid, yaitu protein yang dapat membentuk plak yang menjadi salah satu penyebab penyakit Alzheimer.

Selain Alzheimer dan Parkinson, posisi dan kualitas tidur juga dikaitkan dengan Demensia. Gangguan tidur yang berkepanjangan dapat menyebabkan penderita Demensia lebih cepat mengalami hilang ingatan. Maka posisi dan kualitas tidur bekerja untuk mendukung satu sama lain.

Selain itu, bila Anda ingin mengubah posisi tidur, pastikan Anda telah menempatkan bantal pada posisi yang tepat pula. Bantal memiliki dampak yaang besar, baik terhadap kualitas tidur maupun bagi kesehatan secara keseluruhan.

Manfaat utama bantal adalah untuk menyelaraskan tulang belakang leher, sehingga leher tidak menekuk dan menyebabkan ketegangan pada leher Anda selama tidur. Bantal yang terlalu besar atau terlalu tipis tidak dapat melindungi leher Anda saat tidur. Jadi pastikan Anda memilih bantal dengan ukuran tepat.

Jangan sampai kepala Anda miring ke atas atau ke bawah saat tidur. Mintalah pasangan atau keluarga Anda untuk memerhatikan posisi leher dan kepala saat Anda tidur. Anda dapat memilih bantal dengan ketebalan yang cukup, sekitar 12-15 cm untuk mengisi ruangan antara telinga dan pundak Anda.

Kualitas tidur yang baik tentunya dapat semakin memaksimalkan kinerja otak Anda. Selamat tidur.

sumber: 1health  

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});