Posting Foto, Pramono Anung Bikin Geram Warganet

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Posting Foto, Pramono Anung Bikin Geram Warganet Jokowi, Pramono Anung, dan Wiranto saat menyambangi Pekanbaru, Riau untuk mengatasi kebarakan hutan dan lahan (karhutla), Selasa (17/9/2019). [Foto: Liputan6.com]

Winnetnews.com - Masyarakat dibuat geram dengan tingkah usil Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat menyambangi Pekanbaru, Riau sebagai bentuk respon cepat tanggap dalam mengatasi kasus kebarakan hutan dan lahan (karhutla).

Bayangkan saja, penduduk di Riau yang sedang sengsara karena harus menghirup asap karhutla malah mendapat kejahilan Pramono Anung yang memposting foto perbandingan sepatu para pejabat sebelum dan sesudah menyambangi hutan yang terbakar.

Melansir Hipwee.com, Unggahan Pramono mendadak jadi sorotan setelah ia berusaha menunjukkan perbedaan sepatunya sebelum dan sesudah melakukan kunjungan ke lokasi kebakaran.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Pramono Anung W (@pramonoanungw) on

Sebelumnya, tampak sepatu Pramono, sepatu Jokowi, Wiranto, dan Basuki masih bersih. Tapi setelah ‘turun lapangan’ sepatu mereka jadi kotor penuh noda. Agar makin meyakinkan, tak lupa foto before-after itu juga dibubuhi tagar #kerjakerjakerja di kutipannya.

Foto tersebut memang diunggah di Instagram, tapi justru ramai diperbincangkan di Twitter. Banyak banget warganet Twitter yang menganggapnya berlebihan.

Sebuah akun Twitter @FaizaMardz mengunggah tangkapan layar dari unggahan Pramono di atas yang diikuti banyak balasan warganet yang menganggap foto Pramono itu berlebihan. Ada juga yang menganggap adanya foto itu seperti nggak menghargai banyak masyarakat yang paru-parunya jauh lebih kotor akibat terpapar asap.

Tidak sedikit juga warganet berasumsi kalau melalui foto itu Pramono cuma ingin supaya presiden dan jajarannya lebih kelihatan kerja. Plus, didukung juga sama banyak foto Jokowi beredar pakai kemeja putih di tengah lahan bekas kebakaran.

Penanganan kasus karhutla tahun ini memang dinilai lamban. Apalagi setelah ditunggu-tunggu, tanggapan presiden dari tahun ke tahun tetap aja sama.

Berminggu-minggu setelah masyarakat terkepung asap, ribuan orang terkena ISPA, dan bayi 4 bulan meninggal diduga karena asap, akhirnya pemerintah angkat suara, Jokowi pun langsung terbang ke Riau.

Namun, masyarakat seperti sudah menganggapnya terlambat. Sudah terlanjur banyak yang menderita. Tanggapan presiden setelah didesak untuk memikirkan solusi juga nggak begitu memuaskan, karena dari tahun ke tahun selalu sama.

Team Leader Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Arie Rompas, dalam CNN, menuturkan janji-janji Jokowi untuk menindak pelaku karhutla sudah pernah dikatakan sejak tahun-tahun sebelumnya. Hingga kini tidak ada bukti nyatanya.

Foto: Liputan6.com

Buktinya setiap tahun masih saja terjadi karhutla, baik skala besar maupun kecil. Setiap tahun juga Jokowi pasti datang ke lokasi, foto-foto, lalu berjanji bakal mencopot Kapolda dan Pangdam yang tak mampu mengatasi karhutla. Kenyataannya selalu tidak berbanding lurus dengan perkataannya. Begitu yang disampaikan Arie.

Sebenarnya, kita sebagai masyarakat tak butuh foto-foto bukti kalau selama ini pemerintah memang benar-benar kerja. Kita percaya jika mereka pasti berpikir keras cara agar kasus ini tak berulang. Yang terpenting adalah hasil dan terpenuhinya janji-janji selama ini.

Sebagai informasi, para pejabat yang datang ke Pekanbaru, Riau antara lain Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljo.

Apa Reaksi Kamu?