Potongan Kisah Masa Lalu Nadin Amizah dalam 'Kalah Bertaruh'
Foto: Instagram/cakecaine

Potongan Kisah Masa Lalu Nadin Amizah dalam 'Kalah Bertaruh'

Jumat, 28 Mei 2021 | 08:16 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Nadin Amizah merilis EP terbarunya yang bertajuk ‘Kalah Bertaruh’, pada Rabu (26/5) kemarin. Sebelumnya Nadin merilis single ‘Seperti Takdir Kita yang Tulis’ untuk memperkenalkan mini album ini.

Nadin Amizah menjadikan mini album ini, sebagai gerbong menuju duni lain dirinya di masa lampau. Di EP ‘Kalah Bertaruh’, Nadin membagi kisahnya dalam lima babak, lewat lagu-lagu yang disajikannya.

Menurut Nadin, tema besar ‘Kalah Bertaruh’ adalah asmara yang terkutuk. Kepada The Jakarta Post, dia menyebutkan kalau mini album ini adalah perasaan yang dirasakan oleh dirinya sendiri dan disalurkan menjadi karya.

“EP ini tentang siklus cinta yang membara yang berjalan dengan sendirinya. Rasanya seperti kami memainkan game yang tidak menawarkan kemenangan, tapi kami tetap harus memainkannya karena, entahlah, demi kepuasannya, ya?” kata Nadin Amizah.

Layaknya karya-karya Nadin Amizah sebelumnya, lagu-lagu yang dimasukkan ke dalam mini album ini juga masih ditulis dengan pilihan kata-kata yang puitis dan sederhana. Di EP ini, pelantun ‘Bertaut’ itu bekerja sama dengan Kevin Rinaldi dan Ramadhan Zulqi.

Selain itu, ada juga Eky Rizkani (Reruntuh) yang dipercaya Nadin Amizah menjadi produser, perancang, dan memproses produksi secara utuh mini album ini.

Jumlah lagu yang lebih sedikit dibanding album debutnya ‘Selamat Ulang Tahun’, dimaksudkan agar Nadin tidak terlalu larut dalam kesedihan. Dalam unggahan Instagramnya, dia juga memberikan penjelasan terkait dengan EP ‘Kalah Bertaruh’.

“Kalah bertaruh adalh aku yang sudah lelah melihat kita menangis. Untuk ap akita terus berputar dan memaksa melanjutkan tarian saat tirai sudah tertutup dan lagu sudah selesai? Aku sudah tidak bisa membuatmu senyum, rindu mana yang nantinya akan terbayar?” tulis Nadin Amizah.

Untuk melengkapi mini albumnya, Nadin Amizah juga berkisah melalui tematik visual. Jalan, kamar, dan mobil menjadi visualisasikan karyanya yang intim dan personal, seperti sebuah hubungan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...