PPATK Ungkap Alasan Blokir Rekening Anak Habib Rizieq dan Munarman
Habib Rizieq Shihab

PPATK Ungkap Alasan Blokir Rekening Anak Habib Rizieq dan Munarman

Rabu, 13 Jan 2021 | 09:30 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Pusat Penelusuran dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah memblokir rekening Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah afiliasinya. Beberapa yang juga diblokir antara lain rekening milik anak Rizieq Shihab, dan Sekretaris Umum FPI Munarman.

PPATK menjelaskan pemblokiran itu agar bertujuan agar analisis yang mereka lakukan komprehensif dan dapat tuntas dalam pemeriksaan.

"Jadi pihak-pihak terafiliasi memang secara bersamaan menjadi objek analisis dan pemeriksaan kami," kata Kepala PPATK Dian Ediana Rae saat dihubungi di Jakarta, Selasa, (12/1).

Seperti diketahui, pemerintah resmi melarang seluruh aktivitas yang berhubungan dengan Front Pembela Islam (FPI) terhitung 30 Desember 2021 lalu. Hingga saat ini total sudah ada 87 rekening yang diblokir.

Dari 87 rekening tersebut, beberapa diantaranya milik anak-anak Rizieq. Sekretaris Bantuan Hukum FPI Aziz Yanur menyebut total ada 7 rekening di keluarga Rizieq yang diblokir per 6 Januari 2021.

Selain itu ada juga rekening milik k Sekretaris Umum FPI Munarman yang diblokir pada 4 Januari 2021 lalu. 

Meski banyak kritik dari masyarakat tetkait pemblokiran sejumlah rekening petinggi FPI, namun Dian memastikan tindakan itu sudah diatur dalam Undang-Undang.

"Untuk kebaikan masyarakat dalam menjaga integritas sistem keuangan kami," kata Dian.

Ia mengatakan hal serupa juga dapat dilakukan oleh PPATK dalam kasus tindak pidana lainnya seperti seperti korupsi, narkotika dan pendanaan terorisme. "Tidak usah ada kekhawatiran soal status uangnya, tetap ada di rekening," kata dia.

Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar sebelumnya telah mengonfirmasi pemblokiran rekening Rizieq Syihab dan keluarga oleh Bank Syariah Mandiri. 

"Iya, termasuk (rekening) anak-anak beliau," kata Aziz, Minggu (10/1).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...