PPP Protes Soal Alokasi Kursi Pimpinan MPR untuk PKB
ilustrasi

PPP Protes Soal Alokasi Kursi Pimpinan MPR untuk PKB

Rabu, 21 Mar 2018 | 16:28 | Rusmanto

WinNetNews.com - Rapat gabungan MPR dengan perwakilan DPD yang membahas penambahan 3 pimpinan MPR diwarnai protes dari F-PPP MPR. Ketua F-PPP MPR Arwani Thomafi menyebut ada yang salah terkait alokasi tambahan kursi. 

Arwani memprotes soal alokasi kursi pimpinan MPR tambahan untuk PKB. Di Pasal 427a UU MD3, Arwani menyebut jelas bahwa kursi tersebut diberikan kepada parpol pemilik suara terbanyak, bukan kursi terbanyak. Jika merujuk pada pasal itu, Arwani menegaskan PKB tak mendapat jatah tersebut. 

"Di situ disebutkan diberikan kepada partai suara terbanyak di DPR dalam Pemilu 2014. Nomor 1, 3, 6," kata Arwani dalam rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2018). 

"Data KPU, suara terbanyak pertama PDIP, kedua Golkar, ketiga Gerindra, keempat PD, kelima PKB, keenam PAN, dan selanjutnya NasDem. NasDem dengan PPP banyakan NasDem, tapi kursinya banyakan PPP," imbuh Arwani. 

Arwani menegaskan frasa 'suara dan kursi berbeda'. Dia pun menyatakan keheranannya mengapa PKB masih mendapat satu jatah dari 3 tambahan kursi pimpinan MPR itu. 

"Penulisan pasal ini tidak tepat. Ada hal tergesa-gesa penyusunan kemarin, ada hal dilupakan," katanya. 

Arwani menyarankan MPR memanggil pakar terlebih dahulu mengenai protes mereka itu. (detikcom)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...