Prabowo Sebut Kiai dan Toko Agama Adalah Elit
Sumber foto : Istimewa

Prabowo Sebut Kiai dan Toko Agama Adalah Elit

Senin, 2 Apr 2018 | 16:06 | Oky

Winnetnews.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut banyaknya elit goblok, serakah dan bermental maling di pemerintahan.

Pertanyaannya, benarkah ia sengaja menyerang Joko Widodo (Jokowi) yang diyakini bakal kembali menjadi lawannya di Pilpres 2019 mendatang?

Ternyata, elit goblok, serakah dan maling yang dimaksudnya adalah seluruh unsur dan lapisan pimpinan yang paling terdidik di Indonesia.

Elit tersebut, katanya, bukanya hanya ada di partai-partai politik. Melainkan juga di berbagai bidang lainnya.

Demikian disampaikan mantan menantu Presiden Soeharto itu dalam pidato di hadapan para pendukungnya di Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (1/4/2018).

“Apa arti elit? Alit artinya unsur-unsur pimpinan, lapisan-lapisan pimpinan, orang-orang yang paling terdidik di bangsa itu,” jelasnya.

Selain unsur pimpinan dan golongan paling terdidik dimaksud, Prabowo juga menyebut bahwa para ulama dan tokoh agama itu juga adalah elit.

“Para kyai, para tokoh agama. Ya elit, tapi di bidang agama,” lanjutnya.

“Anda pemimpin, anda punya pengaruh, Anda bisa mengajar, begitu pula elite cendikiawan dan elite lainnya,” bebernya.

Namun, ia meyatakan dirinya sangat berbeda dengan elit-elit yang ia maksud sebelumnya itu.

Demikian disampaikan mantan menantu Presiden Soeharto itu dalam pidato di hadapan para pendukungnya di Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (1/4/2018).

“Kalau ditanya, Pak Prabowo itu elit atau bukan? Ya saya elit yang tobat,”

“Jadi saya ini elit tentara. Tetapi sekali lagi, saya tobat,” lantangnya.

Sebelumnya, mantan Danjen Kopassus itu menyatakan bahwa pemerintahan saat ini banyak diisi elit-elit yang tak pantas menjabat.

Ia mengistilahkan elit dimaksud sebagai elit yang goblok, serakah dan bermental maling.

Akibatnya, banyak kepentingan dan kesejahteraan rakyat jadi terabaikan.

Para elit goblok, serakah dan maling itu, katanya, melanggar Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 soal pengelolaan sumber daya alam (SDA).

Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat berpidato di Gedung Istana Kana Cikampek, Sabtu (31/3/2018) kemarin dalam safari politiknya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...