Prabowo Subianto Digugat Sebesar Rp 11 Miliar Oleh Wakil Ketua DPRD Sumut
Sumber foto : Istimewa

Prabowo Subianto Digugat Sebesar Rp 11 Miliar Oleh Wakil Ketua DPRD Sumut

Jumat, 6 Apr 2018 | 09:19 | Oky

Winnetnews.com - WAKIL Ketua DPRD Sumatra Utara Parlinsyah Harahap menggugat secara perdata Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, DPD Partai Gerindra Sumut, dan DPRD Sumut ke Pengadilan Negeri Medan.

Gugatan dilakukan terkait pencopotan dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut.

Parlinsyah bersama pengacaranya, Hamdani Harahap, menggugat ketiga lembaga tersebut sebesar Rp11 miliar untuk kerugian moril dan materil.

Oleh karena keputusan memecatnya dari jabatan Wakil Ketua DPRD Sumut, Parlinsyah merasa nama baiknya tercemar di kalangan keluarga, sejawat, handai taulan, serta masyarakat.

"Akibat dari peristiwa ini, nama baik saya dan keluarga saya tercemar," ujar Parlinsyah kepada wartawan di Medan, Kamis (5/4).

Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan dilakukan DPP, DPD, serta DPRD Sumut dalam pemecatan dirinya dari jabatan tersebut.

Di antaranya, menurut Parlinsyah, DPP Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Soebianto sebagai Ketua Umum dan Ahmad Muzani (Sekjen) sampai hari ini belum sekali pun meminta penjelasan tentang kesalahan yang pernah dilakukannya melalui Mahkamah Partai terkait pencopotan dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut.

"Begitu pula DPD Partai Gerindra Sumut yang dipimpin Gus Irawan dan Robert Tobing, juga tak pernah memberitahukan kepadanya akan diganti. Saya sangat berharap Pak Prabowo mau memberi kesempatan kepada saya untuk menjelaskan apakah saya bersalah atau tidak," ujar Parlinsyah.

Sementara, DPRD Sumut yang diketuai Wagirin Arman, dinilai Parlinsyah, telah melakukan pelanggaran terhadap Tata Tertib Dewan.

DPRD Sumut sendiri rencananya akan menyelenggarakan rapat paripurna, Senin (9/4) depan, dengan agenda pengesahan penggantian Parlinsyah kepada penggantinya Sri Kumala.

"Hal itu sudah dinyatakan menyalahi. Seharusnya terlebih dahulu dilakukan rapat pimpinan dewan guna membahas permintaan pergantian pimpinan. Pimpinan DPRD Sumut telah mengabaikan tahapan yang seharusnya dilakukan sesuai tata tertib," ujar Parlinsyah. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...