Preopening di Awal Pekan, IHSG Dibuka Turun 22 Poin ke 5.908

Preopening di Awal Pekan, IHSG Dibuka Turun 22 Poin ke 5.908 ilustrasi

WinNetNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak negatif pagi ini. IHSG gagal melanjutkan penguatan yang terjad pada penutupan perdagangan akhir pekan kemarin.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini ikut mengalami pelemahan. Dolar AS berada di level Rp 14.840, lebih perkasa dibanding akhir pekan lalu yang berada di Rp 14.769.

Pada perdagangan pre opening, IHSG turun 22,855 poin (0,39%) ke 5.908,426. Indeks LQ45 juga turun 5,676 poin (0,61%) ke 931,192.

Membuka perdagangan, Senin (17/9/2018), IHSG turun 32,346 poin (0,55%) ke 5.898,935. Indeks LQ45 juga turun 8,181 poin (0,87%) ke 928,687.

Hingga pukul 09.05 waktu JATS, IHSG terperosok makin dalam 48,061 poin (0,81%) ke 5.883,220. Indeks LQ45 turun 11,041 poin (1,18%%) ke 925,827.

Seluruh 10 saham sektoral kompak melemah. Pelemahan paling dalam dialami saham sektor aneka industri yang terjun 1,38%.

Sementara itu, indeks utama bursa AS ditutup flat pada perdagangan akhir pekan kemarin. Seperti dikutip dari situs detikFinance, Jakarta, Senin (17/9/2018), Dow Jones dan S&P menguat terbatas masing-masing sebesar 0.03%, sedangkan Nasdaq berakhir turun tipis 0.05%.

Terbatasnya pergerakan indeks utama AS inline dengan rilisnya data retail sales AS bulan Agustus yang mengalami sedikit perlambatan menjadi 6,6% (yoy) lebih rendah dibandingkan pertumbuhan sebelumnya yang mencapai 6,7% (yoy).

Selain itu rilisnya data anggaran bulanan AS yang defisit sebesar US$ -214B atau lebih besar dibandingkan defisit bulan Juli yakni US$ -77B turut menjadi salah satu faktor pemberat pergerakan indeks akhit pekan lalu. Bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 tutup untuk memperingati hari lanjut usia.