Presdir PT APL Ditahan di Rutan Polres Jakpus

Rusmanto
Sabtu, 02 April 2016 12:27 WIB
Oleh Rusmanto pada Sabtu, 02 April 2016 12:27 WIB
Image Presdir PT APL Ditahan di Rutan Polres Jakpus

WinNetNews.com - Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (PT APL) Ariesman Widjaja selesai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 16 jam di kantor KPK. Selanjutnya dia ditahan di rutan Polres Jakpus.

Ariesman yang mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye, keluar dari gedung KPK pukul 11.54 WIB, Sabtu (2/4/2016). Dia sebelumnya menyerahkan diri ke KPK pukul 19.55 WIB.

Ariesman tak menjawab pertanyaan yang dilontarkan wartawan. Dia memilih untuk langsung masuk ke mobil tahanan yang sudah menunggunya di halaman gedung KPK.

"Ditahan untuk 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan. Ditahan di rutan Polres Jakpus," ujar plt Jubir KPK Yuyuk Andriarti.

Ariesman dijadikan tersangka terkait dengan penyuapan dalam pembahasan Raperda tentang Zonasi wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara. Dalam kasus itu, KPK juga menetapkan M Sanusi selaku Ketua Komisi D DPRD DKI serta Trinanda Prihantoro selaku karyawan PT APL sebagai tersangka.

Dari tangan Sanusi, tim KPK menyita duit sebesar Rp 1,140 miliar. Dari duit itu, sekitar Rp 140 juta merupakan sisa dari pemberian pertama. Sedangkan, pemberian pertama sendiri dilakukan pada 28 Maret 2016 sebesar Rp 1 miliar.

disadur dari situs detik news

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Gol Bunuh Diri Jadi Top Skor di Piala Dunia 2018

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.