Presiden Filipina ancam keluar PBB

Presiden Filipina ancam keluar PBB

Minggu, 21 Agt 2016 | 19:32 | Rike
WinNetNews.com-Presiden Filipina Rodrigo Duterte ancam "memisahkan diri" dari PBB usai organisasi tersebut lakukan kritik upayanya memerangi narkoba sebagai tindak kejahatan berdasarkan hukum internasional.

Menurut Duterte, dia mungkin bakal meminta Cina dan sejumlah negara Afrika untuk membentuk badan baru. Dia pun tuduh PBB gagal tangani terorisme, kelaparan dan mengakhiri konflik.Duterte yang terpilih bulan Mei telah mengesahkan pembunuhan pengedar narkoba untuk menghapuskan perdagangan narkoba. PBB berulangkali kecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia. Sekitar 900 terduga pengedar narkoba tewas semenjak Duterte terpilih tanggal 9 Mei.

Dua pakar hak asasi manusia PBB pekan lalu mengatakan bahwa instruksi Duterte pada polisi dan publik untuk membunuh terduga pengedar narkoba termasuk "dukungan untuk melakukan kekerasan dan pembunuhan, yang menurut hukum internasional termasuk kejahatan".Dalam kemarahannya yang penuh umpatan kepada PBB pada Minggu, Duterte sebut para pakar "bodoh" dan mengatakan bahwa mereka harus menghitung jumlah nyawa tak berdosa yang hilang akibat narkoba."Saya tidak mau menghina Anda. Tapi mungkin kita harus memutuskan untuk berpisah dari PBB," ucapnya.

"Jika Anda tidak sopan seperti itu, lebih baik kami keluar," tambahnya."Keluarkan kami dari organisasi Anda. Anda belum melakukan apa-apa. Kapan Anda terakhir kali di sini? Tidak pernah. Kecuali untuk mengkritik," tegasnya.Duterte menyebut bahwa PBB harus mengembalikan kontribusi mereka "jadi kami bisa keluar".


TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...