(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Presiden Habiskan Momen Tahun Baru di Raja Ampat, Keamanan Diperketat

Rani
Rani

Presiden Habiskan Momen Tahun Baru di Raja Ampat, Keamanan Diperketat

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana akan menghabiskan momentum tahun baru bersama dengan masyarakat Papua. Tepatnya di wilayah Papua Barat, Raja Ampat.

Mengingat kondisi Papua yang sempat memanas akibat serangan Polsek Sinak Papua yang menewaskan 3 orang anggota Polisi pada Minggu malam lalu, Wakapolri Komjen Budi Gunawan menyebut Polri telah menyiapkan kekuatan tambahan untuk pengamanan Presiden Jokowi disana.

"Sementara untuk setting kedudukan pasukan pengamanan sudah cukup, di empat lokasi yang beliau (Jokowi) kunjungi termasuk langkah-langkah antisipasi, kekuatan di sana sudah kita tambah," kata Budi, dilansir dari situs Detik.

Budi mengatakan itu usai acara penyambutan 140 anggota Polri yang baru pulang dari tugas misi PBB di Sudan di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (28/12/2015).

Presiden Joko Widodo akan merayakan Tahun Baru 2016 dengan masyarakat Papua di Raja Ampat. Seskab Pramono Anung menyebut penembakan yang terjadi di Sinak, Papua tak menyurutkan rencana Jokowi itu.

"Ada hal yang sekarang ini menjadi masukan kepada Presiden berkaitan dengan penembakan di salah satu polsek di Papua, yang mengakibatkan meninggalnya tiga orang polisi. Dan itu tidak menyurutkan keinginan beliau untuk bertahun baru di Papua, malah beliau menyampaikan itu (aksi penembakan-red) sebagai hal yang tetap harus diprioritaskan untuk diselesaikan," kata Pramono di kantornya, Gedung Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Senin (28/12/2015).

Pramono menuturkan, sebelum ke Papua untuk pergantian tahun baru, Jokowi saat ini sedang kunjungan kerja di beberapa daerah di Indonesia Timur. Soal penyerangan Mapolsek Sinak, Jokowi sudah minta Panglima TNI dan Kapolri menangani serius.

"Kebetulan saat ini beliau baru saja selesai di perbatasan NTT dan Timtim, dan beliau meminta kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk menyikapi persoalan penembakan di Polsek Sinak itu ditangani secara serius, karena mengakibatkan tiga orang meninggal dari Polri," papar Pram.

Penyerangan ke Polsek Sinak terjadi Minggu (27/12) sekitar pukul 20.45 WIT. Tembakan berasal dari honai yang terletak di belakang polsek tersebut. Tiga anggota Polsek Sinak tewas, sementara dua lainnya mengalami luka akibat tembakan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});