Presiden Joko Widodo Resmikan Forum Ekonomi Islam Dunia di JCC

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Presiden Joko Widodo Resmikan Forum Ekonomi Islam Dunia di JCC

WinNetNews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka Forum Ekonomi Islam Dunia atau World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (2/8) pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Seusai pembukaan acara yang diikuti sekitar 2.500 peserta itu, akan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan para Kepala Negara/Pemerintahan.

Selain acara pembukaan yang diakhiri dengan sesi foto bersama itu, dalam jadwal resmi Presiden Jokowi pada Selasa (2/8) ini, juga tercantum jadwal peninjauan pameran World Islamic Economic Forum, dan jamuan santap malam bagi peserta forum tersebut. Di sela-sela acara tersebut, Presiden Jokowi dijadwalkan menerima kunjungan delegasi dari sejumlah negara, seperti: Yordania, Qatar, dan delegasi Maybank Islamic Berhard.

World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 yang digelar mulai Selasa (2/8) hingga Kamis (4/8) mendatang, menurut mantan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, merupakan yayasan atau foundation yang didirikan di Malaysia, dan sudah membuat acara seperti ini, World Islamic Economic Forum, untuk yang ke-12 kalinya, yang tempatnya berganti-ganti di setiap negara.

Khusus mengenai WIEF ke-12 ini, menurut Bambang, akan dihadiri sekitar 2.500 peserta dari 60 negara, dari level pimpinan negara/pemerintahan, menteri, pimpinan perusahaan multinasional, akademisi, seniman, pelaku usaha UKM, pelaku usaha muda, dan juga tokoh masyarakat.

“Untuk WIEF ke-12 ini, topiknya adalah Decentralizing Growth and Empowering Future Business, yang paling penting adalah tadi empowering future business. Nah, subtemanya dari tema besar ini adalah pertama Islamic finance atau keuangan syariah,” jelas Bambang.

Adapun tamu negara yang hadir, lanjut Bambang, sudah ada 4 (empat) kepala negara atau kepala pemerintahan dari negara-negara sahabat yang memberikan konfirmasi, yaitu PM Malaysia Datuk Najib Tun Razak, Presiden Republik Guinea yaitu Alpha Conde’, PM Srilangka Ranil Wickremesinghe, dan Presiden Tajikistan Emomali Rahmon.  

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});