Pria Bertubuh Pendek Lebih Berisiko Alami Kerontokan Rambut Loh
ilustrasi

Pria Bertubuh Pendek Lebih Berisiko Alami Kerontokan Rambut Loh

Selasa, 1 Mei 2018 | 11:49 | Muchdi

WinNetNews.com - Bagi para pria yang memiliki tubuh pendek mulai sekarang harus berhati-hati.  menurut sebuah penelitian dari University of Bonn, Jerman, laki-laki bertubuh pendek memiliki risiko lebih tinggi rambut rontok sebelum waktunya.

Dikutip dari Situs Liputan6 dari laman Science Daily, Selasa (1/5/2018), studi ini meneliti materi genetik lebih dari 20 ribu orang.

Data yang mereka dapat menunjukkan bahwa kerontokan rambut dini terkait dengan berbagai karakteristik fisik dan penyakit.

Tidak hanya itu, pria dengan rambut rontok yang prematur lebih rentan terkena penyakit jantung dan kanker prostat.

Data genetik dalam penelitian ini mengonfirmasi pernyataan tersebut. Bahwa ada hubungan lebih lanjut dengan karakteristik dan penyakit lainnya.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di Nature communications ini, para peneliti menganalisis data genetik sekitar 12 ribu pria dengan kebotakan dini.

Sekitar 12 ribu pria tanpa rambut rontok berfungsi sebagai kontrol. Mereka berasal dari tujuh negara yang berbeda.

"Dengan begitu kami dapat mengidentifikasi 63 perubahan pada genom manusia, yang meningkatkan risiko kerontokan rambut prematur," kata penulis utama studi internasional tersebut, Dr. Stefanie Heilmann-Heimbach, Ahli genetika manusia dari Universitas Bonn.

"Beberapa perubahan ini juga ditemukan bersama dengan karakteristik dan penyakit lain, seperti ukuran tubuh yang kecil, pubertas lebih dini, dan berbagai jenis kanker."

Prof. Markus Nöthen, Direktur Institut Genetika Manusia di Universitas Bonn mengatakan mekanisme molekuler yang mendasari hubungan antara rambut rontok dini dan penyakit lainnya, hanya bisa dipahami sampai batas tertentu.

Ke depannya, masih harus diteliti lagi hubungan tentang hal ini dan berbagai tanda-tandanya secara lebih rinci.

"Pria dengan rambut rontok prematur tidak perlu khawatir," ujar Nothen.

"Risiko penyakit hanya meningkat sedikit. Namun, menarik untuk melihat bahwa kerontokan rambut sama sekali bukan karakteristik yang terisolasi, tetapi menampilkan hubungan dengan karateristik lain."

Studi ini menawarkan pengetahuan baru untuk melihat penyebab biologis rambut rontok dengan mengidentifikasi gen yang terlibat. Sel-sel kekebalan dan lemak di kulit kepala jelas terkait dengan hal ini bersama dengan sel-sel folikel pada rambut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...