Pria Ini Ceritakan Keluh Kesahnya ketika Jadi Gigolo

Pria Ini Ceritakan Keluh Kesahnya ketika Jadi Gigolo

Sabtu, 27 Apr 2019 | 22:00 | Oky

Winnetnews.com - Kehidupan dunia malam di Cirebon menjadi daya tarik tersendiri bagi remaja yang baru beranjak dewasa. Seperti yang di tuturkan seorang remaja yang baru lulus sekolah, Dika Arditia niat hati ingin mencari pekerjaan, justru malah terjerumus ke dunia hitam.

Remaja berbadan atletis ini, baru menginjak usai 18 tahun asal dari daerah di Jawa Tengah, saat sampai di Cirebon dirinya berniat mencari pekerjaan sambil kuliah tanpa membebani kedua orang tuanya.

Awal dari petualangan Dika di dunia hitam berawal saat Dika meninggalkan kota kelahirannya dan pindah ke Cirebon di pertengahan tahun 2017. Kehidupan Dika di kampung halamannya terbilang cukup karena memiliki orang tua yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Saat itu, orang tua Dika mendukung niat anak lelakinya yang baru beranjak dewasa untuk mencari pekerjaan dan kuliah.

 

Event Seru April 2019

image0

 

 

Dengan bekal uang sebesar Rp 5 juta, Dika memulai petualangannya. sesampainya di Cirebon Dika langsung mencari tempat kos dengan biaya Rp 400 ribu perbulan.

Dirinya yakin akan mendapatkan pekerjaan dengan bekal ijazah SMA. Benar saja, dalam waktu dua bulan Dika berhasil mendapatkan pekerjaan di sebuah perusahan, setelah bekerja selama empat bulan Dika mencari tempat kuliah di daerah Kota Cirebon, dan menjalani aktivitas keseharian dengan kuliah sambil bekerja.

Disaat Dika menikmati kesibukannya, tiba-tiba kontrak kerjanya tidak perpanjang lagi.

Namun, Dika yakin akan mendapatkan pekerjaan kembali, setelah melamar kesana kemari, kenyataannya sangat sulit mencari pekerjaan untuk kedua kalinya.

Setelah tiga bulan mengangur, tabungan Dika sudah mulai menipis, sedang Dika harus membayar kuliah serta kehidupan sehari-harinya. Dika yang hobi berolahraga dan mempunyai tubuh atletis ini, tidak menyangka akan terjerus ke dunia hitam.

Bermula saat Dika dan teman-teman kampusnya sedang menghabiskan waktu di foodcourt sebuah mall ternama usai kuliah.

Dika yang duduk diantara keramaian sudah merasa ada memperhatikan dirinya, tanpa perasaan apapun, Dika pergi ke toilet seorang diri, setelah itu, saat keluar dari toilet Dika di hampiri seseorang yang mengenalkan diri sebagai Mak.

Kemudian, Mak membuka obrolan seakan-akan pernah mengenal sosok Dika, disaat itulah Mak menawarkan berbagai faslitas asal mau menjadi anak asuhnya.

“Awalnya kenal Mak, pas saya selesai kuliah nongkrong di mall udah merasa ada yang ngeiayin terus. Nah pas saya ke toilet lah Mak ini ngajak ngobrol ngalor ngidul,” ungkap Dika

Tawaran Mak yang mengiurkan langsung diiyakan oleh Dika, karena dirinya merasa sedang berada di posisi membutuhkan finansial, untuk membiayai kuliahnya.

Setelah tiga hari berlalu semenjak perkenalan dengan Mak, Dika mulai mendapatkan job pertama dari Mak.
Job pertamanya, kencan dengan tante-tante yang usianya seumur dengan ibunya.

Hanya saja secara fisik tante yang menjadi kencan pertama Dika cukup menarik. Usai berkencan Dika pun mendapat imbalan dari Mak serta tips dari tante yang menjadi teman kencannya.

Hari demi hari Dika menjalani profesi barunya sebagai gigolo dan Dika pun mengaku menikmatinya, secara materi kini Dika tidak pernah kekurangan. Menjadi gigolo. Setiap malam, Dika habiskan untuk melayani para tante girang. Bahkan, di saat dirinya sedang kuliah dirinya pernah di telpon Mak karena sudah ditunggu dengan seorang tante untuk memuaskan nafsunya. Mau tidak mau Dika pun meningalkan kuliahnya untuk bertemu tante yang menjadi langanannya.

“Saya harus siap kapan aja waktunya kalau udah di telpon Mak, biarpun lagi kuliah tetap harus mau, itu udah resiko kerjaan saya sekarang. Karena saya perlu uang buat menyelesaikan kuliah dan keperluan sehari-hari,” ujar Dika

Disisi lain, Dika pun sering mendengarkan berbagai macam kisah pilu yang di alami teman kencannya. Mulai dari perselingkuhan, menikah di usia muda akibat salah pergaulan, serta menikah hanya karena harta. Begitu juga dengan Dika yang masih menikmati hari-harinya sampai saat ini, sebagai gigolo dan belum tahu sampai kapan dirinya menjadi pemuas nafsu.

 

 


Penulis : Oky Alexander Weni
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...