Pria ini Diciduk Polisi Usai Ubah Pancasila Jadi Pancagila

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Pria ini Diciduk Polisi Usai Ubah Pancasila Jadi Pancagila Ilustrasi: Roma Decade

Winnetnews.com - Pihak kepolisian Kalimantan Barat dikabarkan baru saja menangkap seorang pemuda dengan inisial GP (24) setelah kedapatan melakukan penghinaan terhadap lambang negara. GP diketahui menghina Pancasila dengan mengubah namanya menjadi Pancagila.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes (Pol) Mahyudi Mazriansyah mengatakan jika aksi penangkapan tersebut ditengarai oleh adanya operasi media sosial yang dilakukan oleh Subdirektorat 5/Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat.

Dari hasil patroli tersebut, polisi menemukan sebuah akun yang mengejek Pancasila sebagai Pancagila.

“Saudara GP ini kami amankan pada Rabu (02/10), karena menunggah lambang negara yang dirubah sedemikian rupa menjadi Pancagila dan mengubah bunyi Pancasila. Ini merupakan patroli media sosial yang dilakukan oleh tim siber. Kami juga melakukan profilling,” ungkap Mahyudi, dikutip dari Antara, Kamis (03/10).

Subdit 5 Direktorat Reskrimus Polda Kalbar kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Siantan, Kalbar, untuk mengamankan pelaku yang berasal dari Wajok Hilir, Kabupaten Mempawah.

“Saat ini pelaku sudah diamankan oleh Subdit 5 untuk dilakukan pemeriksaan dan pemberkasan. Rencananya kami juga akan berkoordinasi dengan ahli bahasa dan ahli pidana,” ungkap Mahyudi, dilansir dari CNN Indonesia.

Menurut keterangan Mahyudi, GP terancam dipidana karena melanggar pasal 45A ayat (1) Jo pasal 28 ayat (1) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan Pasal 68 UU No.24/2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Tidak hanya itu, Mahyudi mengjimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan untuk tidak menyebarkan konten negatif.

“Mari kita gunakan medsos dengan bijak dan tidak ikut-ikutan menyebarkan berita hoaks,” himbaunya.

Apa Reaksi Kamu?