Pria Ini Diserang Gagak Setiap Hari Selama Tiga Tahun
Ilustrasi (the mercury news)

Pria Ini Diserang Gagak Setiap Hari Selama Tiga Tahun

Kamis, 5 Sep 2019 | 14:00 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Memberi maaf memang bukanlah perkara yang mudah. Hal tersebut, tidak hanya berlaku bagi manusia, namun juga hewan. Burung gagak, memang terkenal dengan jenis burung yang agresif.

Seorang pekerja harian asal Madhya Paradesh Shivpuri, India, harus menjalani harinya dengan rasa takut. Pasalnya, setiap hari selama tiga tahun, ia selalu mendapat serangan dari seekor burung gagak.

Dilansir dari World of Buzz, Shiva Kewat sampai takut keluar dari rumah, karena setiap kali ia berada di luar rumah, ia akan bertemu dengan si gagak yang siap menyerangnya kapan saja. Hingga akhirnya, ia selalu membawa tongkat untuk menghalau serangan itu, setiap kali ia keluar rumah.

Kewat mengatakan kalau gagak itu telah menyerangnya sejak tiga tahun lalu. Saat itu, ia menemukan bayi burung gagak yang terjebak di sarang. Niat baik Kewat untuk menyelamatkan bayi burung itu, malah berakhir tragis. Bayi burung tewas saat berada di tangan Kewat, induk gagak yang melihatnya mengira Kewat lah yang membunuh bayinya.

“Dia mati di tangan saya. Kalau saja saya bisa menjelaskan ke mereka, saya hanya berusaha untuk menolong,” katanya.

image0

Mirip dengan manusia, mungkin saja induk gagak itu menyebarluaskan kabar kematian anaknya kepada kawanannya, kalau Kewat telah membunuh anaknya. Sehingga, tak jarang ia mendapat serangan dari para gagak itu, baik saat mereka sendirian ataupun bersama kelompoknya.

Awalnya Kewat tidak menganggap serangan ini serius, namun ia menyadari kalau hanya dialah yang diserang oleh gagak dan orang lain tidak.

“Serangannya mendadak dan menakutkan,” ujar Kewat.

Burung-burung gagak itu biasanya menyerang Kewat dengan cakar yang panjang dan paruhnya yang tajam, siap mematuknya.

image1

“Gagak-gagak itu menyerang dia seperti dalam film,” kata seorang warga desa yang terhibur melihat Kewat berusaha melawan gagak.

Akibat dari serangan yang dia terima, Kewat pun memiliki luka di tangan dan kepalanya. Meskipun setiap kali ia keluar dengan membawa tongkat, pria India ini selalu memastikan tidak sampai memukul gagak-gagak yang menyerangnya.

“Saya hanya mengayunkan tongkat untuk mengusir mereka pergi. Kasian, mereka pikir saya membunuh anaknya,” ucap Kewat.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...