Pria ini Ditemukan Tewas saat Jalan Kaki ke Kampung Halaman Akibat Lockdown
Foto: World of Buzz

Pria ini Ditemukan Tewas saat Jalan Kaki ke Kampung Halaman Akibat Lockdown

Jumat, 15 Mei 2020 | 14:03 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Pandemi virus corona menimbulkan dampak yang cukup besar dalam kehidupan kita. Masyarakat banyak yang mengalami krisis ekonomi, hingga kehilangan pekerjaan mereka. Kondisi inilah yang dialami oleh seorang pria asal Malaysia.

Dikutip dari World of Buzz, pria tersebut awalnya bekerja sebagai petugas keamanan di Tawau, Johor, Malaysia. Akan tetapi setelah pandemi ini terjadi, ia harus kehilangan pekerjaannya itu.

Setelah tak bekerja lagi, ia pun memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Kuala Trengganu. Lantaran status lockdown yang berlaku, pria ini berjalan sejauh 372 km dari kota tempatnya bekerja ke rumahnya.

Namun nahas, pria ini tidak bisa sampai ke kampung halamannya itu. Pasalnya, tubuh pria tersebut ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir jalan Muadzam Shah, Pahang pleh seorang petugas keamanan setempat. Petugas itu lalu mengatakan bahwa ia melihat seorang pria yang tidak disebutkan namanya itu sudah dalam keadaan lemah dan pucat.

“Almarhum diberi makanan dan dinasihati agar tidak melanjutkan perjalanan, tetapi ia tetap bersikeras untuk berjalan pulang,” kata Ketua Eskekutif Skuad Pengurusan Jenazah, Rafie Zainal.

Tewas saat jalan kaki akibat <b class=lockdown" height="470" src="https://asset.winnetnews.com/uploads/images/Nurul%20Faradila-1589525657.jpg" width="627">
Foto: World of Buzz

Usai ditemukan tewas, tubuh pria ini pun kemudian diautopsi untuk mencari tahu penyebab kematiannya. Hasil tes pun menunjukkan bahwa pria tersebut positif terinfeksi Covid-19.

Pria berusia 30 tahun tersebut diketahui ingin kembali ke rumahnya lantaran ia tidak bisa menahan rindu untuk bertemu sang anak.

Pihak keluarga dikabarkan tidak mampu membayar biaya pemakaman sebesar Rp 5,1 juta. Untungnya, Skuad Pengurusan Jenazah memberikan bantuan agar pria tersebut dapat segera dimakamkan dengan layak dan sesuai aturan pasien Covid-19.

Dr Noor Hisham Abdullah, selaku Direktur Jenderal Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia, dalam konferensi persnya mengatakan bahwa pria itu adalah pasien ke-110 yang meninggal karena virus corona. Sampai saat ini, dari mana pria tersebut terpapar masih belum diketahui.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...